Pasutri di Wakai Ditangkap, Satresnarkoba Touna Gagalkan Peredaran Sabu dan Obat Terlarang

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – TOUNA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tojo Una-Una berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis sabu dan obat-obatan terlarang di Desa Wakai, Kecamatan Una-Una. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sepasang suami istri yang diduga terlibat sebagai pengedar.

Operasi penangkapan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Touna, IPTU Rizal Polii, S.H. Penindakan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

Menindaklanjuti laporan warga, tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif di lapangan pada Sabtu, 9 Mei 2026. Polisi kemudian berhasil mengidentifikasi lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 12.00 WITA, petugas melakukan penggerebekan yang berkembang ke dua lokasi berbeda yang saling berkaitan. Kedua lokasi tersebut merupakan rumah orang tua terlapor dan rumah pribadi pasangan suami istri tersebut.

Di lokasi pertama, yakni rumah orang tua terlapor pria berinisial M.I. (39), petugas melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Dari hasil penggeledahan itu, polisi mengamankan satu paket plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,27 gram. Selain itu, turut ditemukan satu pak plastik klip kosong, satu buah kaca pirex, dan alat hisap sabu atau bong.

Setelah melakukan pengamanan di lokasi pertama, petugas kemudian bergerak menuju rumah pribadi terlapor yang berada tidak jauh dari lokasi awal penggerebekan.

Di rumah tersebut, polisi mengamankan istri terlapor berinisial WLD. Dari tangan perempuan itu, petugas menemukan obat-obatan keras daftar G jenis THD yang diduga milik suaminya.

Selain obat-obatan terlarang, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp1.991.000 yang diduga merupakan hasil penjualan barang haram tersebut. Petugas turut mengamankan satu buah plastik klip kosong sebagai barang bukti tambahan.

Seluruh barang bukti bersama kedua terlapor kemudian dibawa ke Mako Polres Tojo Una-Una guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satresnarkoba.

Kasat Resnarkoba IPTU Rizal Polii menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.

Menurutnya, penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua terlapor, termasuk mendalami keterangan para saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Selain pemeriksaan saksi, polisi juga melakukan analisa teknologi informasi guna melacak jalur komunikasi dan jaringan peredaran yang diduga terhubung dengan para pelaku.

Pihak kepolisian memastikan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang yang dinilai meresahkan masyarakat serta dapat merusak generasi muda.

Atas perbuatannya, kedua terlapor dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta sejumlah pasal subsider lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana kesehatan dan peredaran obat-obatan terlarang.

Polres Tojo Una-Una juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa 6,7 SR Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Alami Kerusakan
Polsek Bunta Amankan Lomba Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026
Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres Banggai Gelar Nobar Piala Dunia, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
POLSEK BUNTA GELAR BAKTI RELIGI DI GEREJA DAN PURA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80
Collector Gelapkan Uang Perusahaan Rp48,8 Juta, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Kejari Banggai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Gempa 6,7 SR Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:50 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sigi, Puluhan Rumah dan Infrastruktur Alami Kerusakan

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:40 WIB

Polsek Bunta Amankan Lomba Pawai Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:20 WIB

Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru