Mediasi Konflik Gereja di Uelincu Berakhir Damai

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Konflik internal antara pengurus jemaat dan pendeta di Gereja GPT Kristus Ajaib, Desa , akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kecamatan bersama pihak kepolisian, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan mediasi berlangsung di Kantor Kecamatan sejak pukul 11.00 hingga 13.00 WITA dan dihadiri unsur Forkopimcam, pemerintah desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Permasalahan bermula dari pergantian pendeta di Gereja GPT Kristus Ajaib, di mana Pendeta Swangling Podiaro digantikan oleh Pendeta Sionitra Kambuno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan kemudian muncul terkait fasilitas di rumah pastori yang sebelumnya ditempati pendeta lama. Pendeta Swangling merasa sejumlah fasilitas di pastori merupakan hasil kontribusi pribadinya sehingga meminta penggantian atas beberapa barang tersebut.

Situasi sempat memanas setelah terjadi pengeluaran barang-barang pribadi secara paksa serta kerusakan pintu kamar di pastori. Kejadian itu kemudian berujung pada laporan ke Polres Poso.

Dalam proses mediasi, Pendeta Swangling mengajukan beberapa syarat perdamaian, seperti penggantian meteran listrik, kloset duduk, dan 25 lembar seng.

Namun, pihak jemaat yang diwakili Beta Laweangi pada awalnya menyatakan keberatan untuk memenuhi seluruh permintaan tersebut.

Melihat situasi yang berpotensi berlarut, Kapolsek Pamona Utara bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa mengambil langkah persuasif dengan menawarkan solusi tengah demi menjaga situasi tetap kondusif.

Pemerintah setempat kemudian berinisiatif membantu pengadaan meteran listrik sebagai bentuk itikad baik untuk meredam konflik yang terjadi.

Pendekatan humanis dan musyawarah yang dilakukan aparat akhirnya membuahkan hasil. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Kapolsek Pamona Utara, , mengatakan bahwa penyelesaian masalah melalui pendekatan restorative justice menjadi langkah utama dalam menjaga keharmonisan masyarakat, terutama di lingkungan rumah ibadah.

Ia mengapresiasi kedua belah pihak yang telah menunjukkan kedewasaan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurutnya, polisi hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mediator untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kapolsek juga menambahkan bahwa kesepakatan damai tersebut menjadi solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

Dengan adanya bantuan fasilitas meteran listrik dari pemerintah desa dan kecamatan, Pendeta Swangling Podiaro bersedia mencabut laporan dan akan mengosongkan rumah pastori secara baik-baik pada hari Senin mendatang.

Kesepakatan damai ditandai dengan salaman antara perwakilan jemaat dan pendeta lama yang disaksikan seluruh unsur Forkopimcam. Pertemuan yang awalnya berlangsung tegang pun berakhir hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus memastikan situasi kembali aman dan kondusif di lingkungan Gereja GPT Kristus Ajaib Desa Uelincu.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulteng Kunjungi Polsek Poso Pesisir Utara, Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga
Kapolda Sulteng Tekankan Moralitas, Kepatutan, dan Profesionalitas Saat Kunker ke Poso
Empat Fraksi DPRD Berau Setujui Penetapan Empat Raperda
Penyegaran Organisasi, Polda Kaltim Gelar Sertijab Direktur Intelijen dan Keamanan
Soroti Isu Demonstrasi 27 Agustus, Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Prof. Zainal Abidin Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi
Kapolda Sulteng Salurkan 270 Paket Sembako untuk Warga Kabupaten Banggai
Polresta Banggai Resmi Dikukuhkan, Perkuat Pelayanan dan Keamanan Wilayah
Kapolda Sulteng Tekankan Moralitas, Kepatutan dan Profesionalitas Saat Kunker ke Polresta Banggai
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Kapolda Sulteng Kunjungi Polsek Poso Pesisir Utara, Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Kapolda Sulteng Tekankan Moralitas, Kepatutan, dan Profesionalitas Saat Kunker ke Poso

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Empat Fraksi DPRD Berau Setujui Penetapan Empat Raperda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Penyegaran Organisasi, Polda Kaltim Gelar Sertijab Direktur Intelijen dan Keamanan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Soroti Isu Demonstrasi 27 Agustus, Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Prof. Zainal Abidin Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi

Berita Terbaru

Daerah

Empat Fraksi DPRD Berau Setujui Penetapan Empat Raperda

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:21 WIB