
Tadulakonews.com – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Poso dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa jembatan gantung penghubung Desa Bomba, Kecamatan Lore Selatan, dengan Desa Kolori, Kecamatan Lore Barat. Akibat kejadian tersebut, akses masyarakat sempat terganggu.
Menanggapi kondisi itu, jajaran Polsek Lore Selatan bersama unsur TNI, pemerintah desa, anggota DPRD, dan masyarakat bergerak cepat melaksanakan kerja bakti massal untuk memulihkan akses warga pada Minggu, 24 Mei 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan gotong royong dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan berlangsung penuh semangat kebersamaan. Puluhan warga dari Desa Bomba, Kolori, dan Lelio turut ambil bagian dalam aksi sosial tersebut.
Kerja bakti dipimpin langsung oleh unsur Forkopimcam bersama tokoh masyarakat setempat. Seluruh pihak tampak kompak bahu-membahu membersihkan area jembatan yang terdampak pohon tumbang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Poso Ronald Toii, S.E., Kepala Desa Kolori Kolim Kawewo, Kepala Desa Lelio, serta Kepala Desa Bomba Adrianus Toii.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan perwakilan Danramil 1307-03/Bada Lettu Inf. Sunarno bersama personel TNI yang ikut membantu proses pembersihan dan perbaikan jembatan.
Dari unsur kepolisian, Kapolsek Lore Selatan IPTU I Made Putrayasa, S.H. diwakili Kanit Provost Aipda Alfian Waworundeng bersama lima personel Polsek Lore Selatan yang turut terjun langsung ke lokasi.
Fokus utama kegiatan adalah melakukan pemotongan batang pohon yang menimpa badan jembatan agar akses penyeberangan dapat segera dibuka kembali.
Selain memotong batang pohon, warga dan petugas juga membersihkan ranting-ranting yang menghambat jalur penyeberangan di sekitar jembatan gantung tersebut.
Tidak hanya itu, perbaikan juga dilakukan pada tali pengikat jembatan yang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon besar saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, seluruh proses pembersihan dan perbaikan dilakukan secara gotong royong hingga jembatan kembali dapat digunakan warga dengan aman.
Kapolsek Lore Selatan IPTU I Made Putrayasa, S.H. menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak dalam menangani dampak bencana tersebut.
Menurutnya, semangat gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan akses vital yang digunakan warga setiap hari.
Ia mengatakan, insiden pohon tumbang memang di luar dugaan, namun respons cepat dari pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan di wilayah Lore Selatan.
Kapolsek juga menegaskan bahwa jembatan gantung tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat, baik untuk menuju kebun, sekolah, maupun pasar.
Melalui kegiatan gotong royong ini, Polsek Lore Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan humanis, kepedulian sosial, serta keterlibatan aktif dalam membantu warga menghadapi situasi darurat akibat cuaca ekstrem.


