FKUB dan Bamag Sulteng Bagikan 10.000 Paket Makanan, Tebarkan Pesan Kemanusiaan dan Kerukunan di Palu

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – PALU – Lapangan Vatulemo Palu menjelma menjadi lautan kedamaian yang menyejukkan pada Minggu (31/5/2026). Melalui kolaborasi kemanusiaan berskala besar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Sulteng membagikan 10.000 paket makanan siap saji kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat prasejahtera.

Kegiatan sosial tersebut dihadiri langsung Ketua FKUB Sulteng Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Ketua TP PKK Kota Palu Diah Puspita, Ketua Panitia Pelaksana Hendrik G. Lyanto, serta Ketua Bamag Sulteng Lukky Semen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dipusatkan di Lapangan Vatulemo sebagai lokasi seremonial, ribuan paket makanan juga diantarkan langsung ke berbagai panti asuhan di Kota Palu dan sejumlah wilayah kabupaten tetangga.

Ketua FKUB Sulteng, Prof. Zainal Abidin, memberikan apresiasi tinggi kepada Bamag Sulteng yang menggagas gerakan sosial tersebut. Menurutnya, agama tidak boleh hanya berada dalam ruang-ruang ritual, tetapi harus hadir menjawab persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat.

Ia menegaskan FKUB terlibat penuh dalam mengawal pelaksanaan kegiatan guna memastikan nilai inklusivitas berjalan dengan baik. Pengurus FKUB yang berasal dari berbagai majelis agama turut bergotong royong mendata panti asuhan lintas agama sebagai penerima manfaat.

“FKUB terlibat dan mengawal penuh gerakan ini untuk memastikan nilai inklusivitas itu berjalan. Pengurus kita yang merupakan keterwakilan dari majelis-majelis agama kompak bergerak bersama, bahu-membahu mendata panti asuhan seluruh agama,” ujar Prof. Zainal.

Menurutnya, kebijakan menyalurkan bantuan makanan secara merata kepada seluruh panti asuhan tanpa membedakan latar belakang agama merupakan pesan sosial yang sangat berharga bagi masyarakat.

“Rasa lapar itu tidak memiliki agama, dan air mata kesusahan itu rasanya sama. Ketika kita berbagi makanan ke seluruh panti asuhan tanpa memandang latar belakang keyakinan mereka, kita sedang menegaskan bahwa di hadapan kemanusiaan, kita semua berbicara dengan bahasa yang sama. Ini adalah praktik moderasi beragama yang paling autentik,” tuturnya.

Prof. Zainal menambahkan, apa yang ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan di Lapangan Vatulemo menjadi gambaran kecil dari peradaban masa depan yang damai dan harmonis sebagaimana dicita-citakan masyarakat dunia.

Menurutnya, agama harus hadir sebagai sumber perdamaian, kemaslahatan, dan kesejahteraan bagi umat manusia, bukan sebagai pemicu konflik dan permusuhan.

“Nilai-nilai luhur universal itu telah berhasil kita praktikkan dengan sangat indah di Kota Palu dan Sulawesi Tengah. Ini adalah harapan bersama dalam mewujudkan tatanan dunia yang lebih aman dan harmonis,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Hendrik G. Lyanto yang akrab disapa Koh Aceo menjelaskan bahwa gerakan pembagian 10.000 paket makanan tersebut lahir dari panggilan moral dan kepedulian Bamag Sulteng terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia mengatakan sasaran bantuan dikawal secara ketat agar benar-benar menjangkau kelompok masyarakat prasejahtera, anak-anak panti asuhan, serta para pengasuh panti yang selama ini mengabdikan diri untuk melayani sesama.

“Ini murni aksi sosial sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita sekaligus menginspirasi lahirnya gerakan kebaikan serupa dari berbagai elemen masyarakat di Sulawesi Tengah,” ungkap Koh Aceo.

Kehadiran Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama Ketua TP PKK Kota Palu Diah Puspita di tengah-tengah anak-anak panti asuhan lintas iman turut menambah kehangatan suasana kegiatan.

Sinergi antara pemerintah daerah, FKUB, Bamag, dan berbagai tokoh masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat kerukunan, serta membangun solidaritas sosial di Sulawesi Tengah. Wali Kota Palu pun mengapresiasi keteladanan yang ditunjukkan para tokoh lintas agama yang bersatu dalam aksi nyata demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FKUB dan BAMAG Sulteng Galang Aksi Kemanusiaan Pascagempa, Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Penggaraman Palu
Polres Morowali Utara Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Polsek Lore Utara Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Dongi-Dongi
Satlantas Polres Poso Gelar Patroli Siang untuk Jaga Kamseltibcarlantas di Jalur Utama
Polsek Poso Pesisir Utara Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Gempa di Desa Tumora
Polsek Poso Kota Tingkatkan Strong Point di Depan SDN 7 Poso Demi Keselamatan Pelajar
Sat Binmas Polres Poso Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan dan Sinergitas dengan Masyarakat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:55 WIB

FKUB dan BAMAG Sulteng Galang Aksi Kemanusiaan Pascagempa, Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Penggaraman Palu

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:35 WIB

Polres Morowali Utara Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:29 WIB

Polsek Lore Utara Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Dongi-Dongi

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:23 WIB

Satlantas Polres Poso Gelar Patroli Siang untuk Jaga Kamseltibcarlantas di Jalur Utama

Berita Terbaru