Dugaan Peredaran Narkotika Masih Marak di Kabupaten Labuhanbatu

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Kamis (19/03/2026), beredar kabar dari warga Kabupaten Labuhanbatu terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika yang masih berlangsung di wilayah tersebut.

Sejumlah warga menyampaikan kepada awak media bahwa seorang berinisial Ishk diduga masih aktif menjalankan bisnis transaksi narkotika jenis sabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi tersebut diperoleh saat awak media melakukan investigasi pada Rabu hingga Kamis (18–19/03/2026).

“Siapa bilang tutup mainan inisial Ishk itu, Pak,” ujar salah seorang warga kepada awak media.

Menurut keterangan sumber, istilah “buah” yang sering digunakan di lapangan merujuk pada narkoba jenis sabu.

Sumber juga menyebutkan bahwa peredaran yang dikaitkan dengan inisial Ishk cukup luas dan dikenal dengan istilah “bendera”.

“Bendera Ishk yang paling banyak. Mana pula tutup, itu tidak benar. Masih buka, Pak,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa titik yang diduga menjadi lokasi transaksi jual beli sabu yang masih beroperasi.

Menurutnya, titik-titik tersebut sudah diketahui oleh sebagian masyarakat sekitar.

“Bapak media pasti tahu, itu titik-titik tempat yang diduga lokasi lapak jual beli sabu,” ucap sumber.

Tidak hanya sebagai tempat transaksi, lokasi tersebut juga disebut-sebut menyediakan tempat untuk mengonsumsi sabu.

“Di situ juga bisa langsung dipakai. Orang beli, lalu konsumsi di lokasi,” terangnya.

Lebih lanjut, sumber mengungkapkan bahwa jaringan yang diduga terkait dengan inisial Ishk dinilai cukup kuat dan terorganisir.

Distribusi sabu disebut-sebut dilakukan secara masif ke berbagai titik yang ada di wilayah tersebut.

“Buah Ishk ini masih berjalan. Bahkan sebelum bulan Ramadan pun sudah aktif kembali,” katanya.

Ia juga membandingkan dengan jaringan lain yang disebut memiliki pola berbeda dalam menjalankan aktivitasnya.

Menurut sumber, lokasi penyimpanan atau gudang barang diduga berada di rumah seseorang yang merupakan orang kepercayaan dari jaringan tersebut.

Informasi ini masih berupa keterangan dari warga dan diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pihak berwenang untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru