Tadulakonews.com – TOUNA – Dalam rangka mendukung Program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri, personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tojo Una-Una menggelar penjualan beras murah dan Minyak Kita bagi masyarakat di Kecamatan Ratolindo, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, program ini juga bertujuan menjaga stabilitas ketersediaan dan distribusi pangan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una, AKP Agus Habibe, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, melalui program tersebut masyarakat dapat memperoleh bahan pokok penting dengan harga yang lebih ringan dibanding harga pasar.
Dalam pelaksanaannya, Sat Binmas Polres Tojo Una-Una menyediakan beras SPHP dan Minyak Kita untuk memenuhi kebutuhan warga.
Ketersediaan bahan pokok tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan sehari-hari.
Pada kegiatan kali ini, Sat Binmas menyiapkan stok awal beras SPHP sebanyak 2.000 kilogram atau setara 400 karung.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 135 kilogram atau 27 karung berhasil terjual kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Dengan demikian, stok beras SPHP yang tersisa hingga akhir kegiatan tercatat sebanyak 1.865 kilogram atau 373 karung.
Selain beras, Sat Binmas juga menyediakan Minyak Kita kemasan satu liter sebagai bagian dari program pangan murah.
Stok awal Minyak Kita yang disiapkan sebanyak 840 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Ratolindo.
Selama kegiatan berlangsung, penjualan Minyak Kita mencapai 30 liter.
Sementara itu, stok akhir Minyak Kita yang masih tersedia tercatat sebanyak 810 liter.
AKP Agus Habibe menegaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


