
Tadulakonews.com – Peristiwa kecelakaan terjadi di wahana permainan kora-kora pada sebuah pasar malam yang berlokasi di Lapangan Adhi Pradana (Parasamya), Kelurahan Lestari, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
Insiden tersebut mengakibatkan empat orang pengunjung mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026, sekitar pukul 20.15 WIB saat wahana sedang beroperasi.
Berdasarkan keterangan Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, peristiwa ini diduga terjadi akibat adanya kelalaian teknis pada wahana permainan tersebut.
Informasi awal diperoleh dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya korban terjatuh dari wahana kora-kora.
Menindaklanjuti laporan itu, Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, IPDA Supangat, bersama personel segera menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas langsung memberikan pertolongan kepada para korban yang terluka.
Selain itu, petugas juga mengamankan dua operator wahana serta memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.
Para korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Empat korban dalam insiden ini masing-masing bernama Ardi Saputra (18), Abdul Haris Marpaung (18), Muhammad Fikri (21), dan Ravi Dafa Pratama (18).
Dari hasil pemeriksaan medis, Ardi Saputra dan Abdul Haris Marpaung telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Sementara itu, Muhammad Fikri masih menjalani perawatan di RS Setia Husodo Kisaran, namun kondisinya dilaporkan berangsur membaik.
Ravi Dafa Pratama dirawat di RS Permata Hati Kisaran dan juga dalam kondisi yang semakin membaik.
Hasil olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh patahnya besi penahan bangku pada wahana.
Akibat kerusakan tersebut, kursi yang diduduki korban terlepas dan terjatuh, sehingga menyebabkan para korban mengalami luka-luka.
Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, termasuk olah TKP, pengamanan barang bukti, pemeriksaan saksi-saksi, serta pemeriksaan terhadap dua operator wahana, sementara penyelidikan terhadap pihak yang bertanggung jawab masih terus dilakukan.

