Tokoh Gereja Dukung Kerja Dakwah Prof. Zainal Abidin Rawat Toleransi di Sulawesi Tengah

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Palu – Tadulakonews.com – Ikhtiar merawat toleransi dan kedamaian di Sulawesi Tengah terus mendapat dukungan dari masyarakat lintas iman. Upaya tersebut dinilai penting dalam memperkuat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Program-program penguatan moderasi beragama yang dicanangkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., dinilai menjadi salah satu jembatan untuk memperkuat persatuan dan mengikis batas-batas perbedaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi dan dukungan moral terhadap upaya tersebut disampaikan Kepala BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah yang juga tokoh gereja, Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, M.T.

Menurut Shandra Tobondo, nilai-nilai inklusif yang selama ini disampaikan Prof. Zainal Abidin kepada masyarakat memiliki arti penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

“Menurut saya, upaya Prof. Zainal Abidin sebagai Ketua FKUB dalam menyosialisasikan moderasi beragama dan toleransi di Sulawesi Tengah merupakan hal yang positif dan sangat luar biasa,” kata Christina Shandra Tobondo.

Ia menilai pesan tentang saling menghargai, menghormati perbedaan, serta membangun komunikasi antarpemeluk agama merupakan nilai yang perlu terus dirawat dan dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai yang selalu beliau sampaikan seperti saling menghargai, menghormati perbedaan, dan membangun komunikasi antarumat beragama sangat penting untuk terus dirawat,” ujarnya.

Sebagai Ketua Persekutuan Perempuan Jemaat dan Pembina Warga Gereja Effatha Palu, Shandra Tobondo mengaku melihat langsung pentingnya pendekatan persuasif dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai arti keberagaman.

Menurutnya, berbagai kegiatan yang mendorong dialog dan toleransi dapat memberikan dampak positif, termasuk dalam membangun kesadaran jemaat untuk memandang perbedaan sebagai bagian dari kehidupan yang harus dihargai.

“Saya melihat bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak dalam membangun kesadaran jemaat bahwa perbedaan adalah anugerah untuk saling melengkapi,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberagaman yang ada di tengah masyarakat hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kesempatan untuk membangun kasih, penghargaan, dan kebersamaan.

“Tuhan menciptakan kita berbeda bukan agar kita saling menjauh, melainkan agar kita belajar mengasihi, menghargai, dan berjalan bersama dalam damai,” sambungnya.

Shandra Tobondo juga menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi Prof. Zainal Abidin dalam memimpin FKUB Sulawesi Tengah, khususnya dalam memperkuat ruang dialog antarpemeluk agama.

Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang dibangun selama ini menjadi bagian penting dalam menciptakan fondasi kehidupan sosial yang harmonis di Sulawesi Tengah.

Ia berharap semangat membangun toleransi dan moderasi beragama terus diperkuat sehingga kehidupan masyarakat yang beragam dapat tetap berjalan dalam suasana damai dan saling menghormati.

“Untuk itu kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada Bapak Prof. Zainal Abidin sebagai Ketua FKUB, di mana Bapak Prof memiliki peran sangat penting atau memiliki peran sentral,” katanya.

Ia menilai keberadaan FKUB saat ini semakin dirasakan manfaatnya oleh umat beragama melalui berbagai kegiatan yang mendorong dialog, memperkuat komunikasi, serta membangun toleransi antarumat beragama di Provinsi Sulawesi Tengah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Hipnoterapi bagi 221 WBP Narkotika di Rutan Poso
Polres Poso Gerebek Dua Lokasi Diduga Sarang Narkotika, 10 Orang Diamankan
Polisi Gagalkan Pengiriman 15 Kilogram Sabu yang Diduga Menyasar Samarinda, Tiga Orang Diamankan
Laode Abd Sofian Gagas SIPADU, Permudah Akses Pengaduan Masyarakat di Kejati Sulteng
Pemprov Sulteng Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Morowali Utara
HUT KE-13 MOROWALI UTARA, GUBERNUR ANWAR HAFID AJAK MASYARAKAT PERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL DAN JAGA LINGKUNGAN
Polres Poso Gelar Jumat Keliling, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Dewan Adat
Polda Sulteng Amankan 21 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Kayumalue dan Tatanga
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Sambut HUT ke-81 Korps Brimob Polri, Batalyon B Pelopor Gelar Hipnoterapi bagi 221 WBP Narkotika di Rutan Poso

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Poso Gerebek Dua Lokasi Diduga Sarang Narkotika, 10 Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polisi Gagalkan Pengiriman 15 Kilogram Sabu yang Diduga Menyasar Samarinda, Tiga Orang Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Laode Abd Sofian Gagas SIPADU, Permudah Akses Pengaduan Masyarakat di Kejati Sulteng

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Pemprov Sulteng Salurkan 5.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Morowali Utara

Berita Terbaru