Palu – Tadulakonews.com – Langkah strategis dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus merawat kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah terus dibangun melalui sinergi berbagai elemen masyarakat.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., menerima kunjungan silaturahmi Pejabat Utama (PJU) Kodam XXIII/Palakawira yang dipimpin langsung oleh Kasdam XXIII/Palakawira, Brigjen TNI Agus Sasmita, di kediamannya, Kamis, 24 September 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda silaturahmi jajaran PJU Kodam XXIII/Palakawira kepada para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Sulawesi Tengah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Ketua FKUB Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas inisiatif jajaran Kodam XXIII/Palakawira yang terus membangun komunikasi dan merangkul berbagai elemen masyarakat di Bumi Tadulako.
“Saya pribadi dan FKUB Sulawesi Tengah memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas silaturahmi jajaran Kodam XXIII/Palakawira kepada berbagai pihak menjelang HUT TNI. Ini menunjukkan komitmen kuat TNI untuk selalu dekat dan menyatu dengan rakyat,” ujar Prof. Zainal Abidin.
Menurutnya, silaturahmi antara jajaran TNI dan tokoh agama maupun tokoh masyarakat memiliki arti penting dalam membangun komunikasi serta memperkuat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas daerah.
Guru Besar Pemikiran Islam Modern itu juga mengungkapkan adanya peluang kemitraan strategis antara FKUB Sulawesi Tengah dan Kodam XXIII/Palakawira dalam menyosialisasikan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama kepada masyarakat.
Kemitraan tersebut nantinya dapat diarahkan pada penguatan pemahaman moderasi beragama bagi para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang menjadi salah satu unsur TNI yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“FKUB Sulteng juga siap membangun kemitraan dengan jajaran Kodam terkait sosialisasi dan penguatan moderasi beragama bagi para Babinsa. Karena Babinsa ini berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari, sehingga pemahaman moderasi beragama bisa tersampaikan secara efektif sampai ke akar rumput,” tambahnya.
Prof. Zainal menilai, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat dapat menjadi salah satu saluran strategis dalam memperkuat nilai toleransi, saling menghormati, serta menjaga hubungan harmonis antarumat beragama.
Menurutnya, penguatan moderasi beragama tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga keagamaan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa agar nilai-nilai kerukunan dapat tumbuh dan terjaga secara berkelanjutan.
Sinergi antara FKUB dan jajaran Kodam XXIII/Palakawira diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah potensi konflik sosial sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi berbagai tantangan.
Prof. Zainal juga optimistis kehadiran Kodam XXIII/Palakawira di Sulawesi Tengah dapat semakin memperkuat ketahanan nasional dan daerah dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dari luar.
“Kita berharap kehadiran Kodam XXIII/Palakawira dapat semakin memperkuat ketahanan nasional dan daerah terhadap berbagai potensi ancaman dari luar. Kemanunggalan TNI dan rakyat akan semakin mantap dan kuat untuk merawat serta menjaga keutuhan NKRI,” tuturnya.
Ia berharap sinergi yang terbangun antara TNI, FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat dalam semangat kebersamaan untuk menciptakan suasana Sulawesi Tengah yang aman, rukun, dan harmonis.
“Semoga TNI semakin jaya di masa depan demi mewujudkan Indonesia yang rukun, damai, sejahtera, dan berdaulat,” pungkas Prof. Zainal Abidin.





