
Tadulakonews.com – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan latihan Pengendalian Massa (Dalmas) pada Selasa, 7 April 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kepala Seksi Humas Iptu Yos Sudarso menyampaikan bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kemampuan personel dalam menghadapi situasi kontinjensi.
Ia menjelaskan, simulasi ini bertujuan agar seluruh personel memahami peran serta tanggung jawab masing-masing saat menghadapi situasi darurat. Dengan begitu, setiap anggota dapat bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel tersebut melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi di lingkungan Polres Bangka Barat.
Dalam simulasi, diperagakan skenario peningkatan eskalasi massa di depan pintu masuk markas komando. Situasi ini dirancang untuk menggambarkan kondisi riil yang berpotensi terjadi di lapangan.
Tahapan penanganan diawali dengan pendekatan persuasif oleh tim negosiator guna meredam situasi. Upaya ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah konflik yang lebih besar.
Namun, seiring meningkatnya tekanan dari massa, petugas Dalmas awal hingga Dalmas inti diterjunkan untuk melakukan pengendalian sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Selain simulasi lapangan, juga dilakukan pemaparan teknis mengenai penempatan personel di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi kerawanan di sekitar markas komando.
Pada tahap akhir, petugas menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang berupaya memasuki area markas. Melalui latihan ini, diharapkan profesionalisme serta kesiapsiagaan personel semakin meningkat sehingga situasi kamtibmas di Bangka Barat tetap aman dan kondusif.

