Tadulakonews.com – POSO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Poso bersinergi dengan Polsek Pamona Timur menggelar Sosialisasi Etika dan Budaya Politik di Baruga Desa Taripa, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Senin (29/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan upaya membangun budaya politik yang sehat, demokratis, dan beretika di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.
Sosialisasi dimulai pukul 08.30 WITA dan berlangsung hingga pukul 12.00 WITA dengan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Poso Markarma Lasimpala, S.P., M.P., Camat Pamona Timur Rafli Tongku, S.H., Kapolsek Pamona Timur yang diwakili Kanit Binmas Aiptu Felix Karepouwan, serta sekitar 25 peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peserta kegiatan terdiri dari para kepala desa, Ketua TP-PKK sebagai perwakilan tokoh perempuan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Kecamatan Pamona Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Felix Karepouwan mewakili Kapolsek Pamona Timur menyampaikan materi mengenai peranan Polri dalam pembinaan dan pemberdayaan organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Ia menjelaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung kehidupan demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Sementara itu, materi mengenai etika dan budaya politik disampaikan oleh Kabid Kesbangpol Kabupaten Poso, Mukhtar, S.H.
Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya politik yang santun, menghargai perbedaan pendapat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan supremasi hukum.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh seluruh peserta.
Berbagai persoalan terkait penerapan etika politik di lingkungan desa serta pemberdayaan organisasi kemasyarakatan menjadi pembahasan dalam diskusi tersebut.
Peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga peran Ormas agar tetap memberikan kontribusi positif bagi pembangunan tanpa terjebak dalam praktik politik yang dapat memecah persatuan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat, damai, dan kondusif.
Selain itu, edukasi politik yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya etika dalam berpolitik sekaligus memperkuat budaya demokrasi yang menjunjung tinggi persatuan dan kepentingan bersama.
Kasi Humas Polres Poso AKP Rianto Hilian mengapresiasi kolaborasi antara Kesbangpol, Pemerintah Kecamatan Pamona Timur, dan Polsek Pamona Timur dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, membangun budaya politik yang sehat bukan hanya menjadi tugas penyelenggara pemilu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Polri akan terus hadir membina dan memberdayakan organisasi kemasyarakatan agar menjadi pilar demokrasi yang positif serta mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan etika, kedewasaan dalam berpolitik, dan menjaga kerukunan.
Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 12.00 WITA dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Diharapkan kegiatan serupa terus dilaksanakan hingga ke tingkat desa dan dusun guna memperluas pemahaman masyarakat tentang etika dan budaya politik, memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, serta mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan.


