
Tadulakonews.com – Palu – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri, memimpin Sidang Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Calon Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Lantai II Mapolda Sulawesi Tengah, Jumat (3/7/2026) sore.
Sidang akhir tersebut turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Tengah, termasuk Irwasda, Karo SDM, Dirsamapta, Kabid Propam, Kabid Humas, Kabiddokkes, serta Dirtahti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas, proses sidang juga melibatkan pengawas eksternal dari berbagai unsur masyarakat.
Pengawas eksternal yang hadir berasal dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, Front Pemuda Kaili Provinsi Sulawesi Tengah, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, dan Pengurus Besar Alkhairaat Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain itu, sidang akhir juga disaksikan langsung oleh orang tua atau wali peserta bersama seluruh peserta seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia daerah yang telah bekerja secara profesional sehingga seluruh tahapan seleksi dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ia mengucapkan terima kasih kepada ketua tim dan seluruh panitia daerah atas dedikasi dalam mengawal pelaksanaan seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Kapolda menjelaskan bahwa proses penerimaan terpadu anggota Polri diawali dengan pendaftaran secara daring yang berlangsung pada 9 hingga 30 Maret 2026.
Dari tahapan tersebut tercatat sebanyak 1.059 pendaftar telah terverifikasi, terdiri atas 925 peserta pria dan 134 peserta wanita.
Jumlah tersebut meliputi 1.030 pendaftar calon Bintara Polri, terdiri atas 896 pria dan 134 wanita, serta 29 pendaftar calon Tamtama Polri yang seluruhnya merupakan peserta pria.
Seluruh peserta kemudian mengikuti berbagai tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, uji akademik, uji kesamaptaan jasmani, penelusuran mental kepribadian, asesmen mental ideologi, hingga supervisi Panitia Pusat.
Berdasarkan hasil Sidang Akhir Tingkat Panda, sebanyak 85 peserta dinyatakan lulus terpilih, terdiri atas 76 calon Bintara, yakni 67 pria dan 9 wanita, serta 9 calon Tamtama.
Kapolda mengingatkan seluruh peserta agar menerima hasil seleksi dengan lapang dada karena seluruh proses telah dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai kemampuan masing-masing peserta.
Menurutnya, hasil yang diumumkan dalam Sidang Akhir Kelulusan Tingkat Panda merupakan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan serta mencerminkan kemampuan terbaik setiap peserta.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Djoko Wienartono, mengatakan sidang akhir ini menjadi penentu bagi para calon siswa yang selanjutnya akan mengikuti pendidikan pembentukan Polri.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, sehingga diharapkan mampu menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

