
TADULAKONEWS.Com – Polri melalui Polres Poso terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Panen Jagung Kwartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan panen jagung tersebut berlangsung pada Rabu, 10 Maret 2026, dalam suasana aman dan lancar.
Panen jagung dilakukan di lahan milik Ferdinan Repi yang memiliki luas sekitar satu hektar.
Lahan tersebut sebelumnya ditanami jagung pada tanggal 4 November 2025.
Setelah melalui masa perawatan dan pertumbuhan, tanaman jagung akhirnya memasuki masa panen pada bulan Maret 2026.
Dari lahan seluas kurang lebih satu hektar tersebut, diperkirakan hasil panen mencapai sekitar dua ton jagung.
Hasil panen tersebut rencananya akan dijual kepada BUMDES Desa Pandiri.
Penjualan hasil panen ke BUMDES diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Kegiatan panen jagung ini turut dihadiri oleh pihak BUMDES Desa Pandiri.
Selain itu, pemilik lahan Ferdinan Repi juga hadir langsung dalam kegiatan panen tersebut.
Turut hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Pandiri, Aipda Guntoro, yang ikut mendampingi kegiatan masyarakat.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata Polri terhadap sektor pertanian.
Kapolsek Pamona Utara, IPTU Ringgon Situmorang, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, BUMDES, dan masyarakat sangat penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.
Kegiatan panen jagung di Desa Pandiri ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Poso.






