Tadulakonews.com – SIGI – Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pada masa tanggap darurat, Satbrimobda Sulawesi Tengah menerjunkan armada kendaraan taktis khusus ke lokasi terdampak bencana.
Langkah kemanusiaan tersebut diwujudkan dengan menyiagakan kendaraan Dapur Lapangan dan Water Treatment (pengolah air bersih) untuk membantu warga yang terdampak gempa bumi di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, Kamis (18/06/2026).
Kehadiran dua unit kendaraan operasional khusus ini menjadi solusi strategis dalam mengatasi kelangkaan pasokan logistik pangan dan kebutuhan air bersih di wilayah terdampak bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak tiba di lokasi, personel Brimob yang bertugas langsung bergerak cepat menjalankan fungsi masing-masing guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Armada Dapur Lapangan dimanfaatkan untuk mengolah bahan makanan secara higienis dan aman bagi masyarakat yang berada di pengungsian maupun di sekitar lokasi terdampak.
Setiap hari, personel Brimob menyiapkan dan mendistribusikan makanan siap saji kepada warga Desa Kamarora sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh asupan makanan yang cukup selama masa tanggap darurat berlangsung.
Selain penyediaan makanan, Satbrimobda Sulteng juga mengoperasikan armada Water Treatment guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Kendaraan pengolah air tersebut difungsikan secara maksimal untuk menyaring dan memproses sumber air yang tersedia menjadi air bersih yang layak digunakan dan aman untuk dikonsumsi.
Penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama mengingat keterbatasan akses sanitasi yang kerap terjadi setelah bencana alam.
Langkah proaktif ini juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya berbagai masalah kesehatan yang dapat timbul akibat kurangnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.
Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengerahan fasilitas modern tersebut merupakan bentuk komitmen institusi dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.
Menurutnya, kehadiran Brimob di lokasi bencana tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan secara menyeluruh.
Melalui pelayanan logistik mandiri yang diberikan, jajaran Brimob Sulteng berupaya meringankan beban hidup masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Upaya tersebut mendapat sambutan hangat dan rasa syukur dari warga Desa Kamarora yang merasakan langsung manfaat dari bantuan yang diberikan.
Keberadaan posko bantuan logistik bergerak ini akan terus dioperasikan secara berkelanjutan guna mendukung pemulihan fisik dan mental para korban bencana di Kabupaten Sigi.


