Tadulakonews.com – Dalam upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Satlantas Polres Banggai menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas kepada peserta Diklatsar Paskibra SMK Negeri 1 Luwuk pada Sabtu (6/6).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar, tentang pentingnya berlalu lintas secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Sosialisasi tersebut juga menjadi langkah proaktif Polres Banggai dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih kerap melibatkan pelajar, baik sebagai korban maupun pelaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berlangsung di kawasan Kelapa Dua Atas (Beronjong), Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, dan diikuti oleh siswa-siswi peserta Diklatsar Paskibra SMK Negeri 1 Luwuk.
Sejumlah personel Satlantas Polres Banggai turut hadir untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.
Dalam penyampaiannya, petugas mengajak para pelajar untuk selalu menggunakan helm saat berkendara demi melindungi diri dari risiko cedera akibat kecelakaan.
Selain itu, para siswa juga diingatkan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti seluruh aturan yang berlaku di jalan raya.
Petugas menegaskan bahwa penggunaan telepon genggam saat berkendara sangat berbahaya karena dapat mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Banggai, , mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai konsekuensi dari perilaku berlalu lintas yang tidak tertib.
Menurutnya, para pelajar perlu memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Ia menjelaskan bahwa masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Banggai menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
Banyak kasus kecelakaan yang melibatkan kalangan remaja dan pelajar, baik sebagai korban maupun sebagai pelaku pelanggaran lalu lintas.
Kondisi tersebut, lanjutnya, dipengaruhi oleh masih rendahnya kesadaran sebagian pelajar dalam mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara.
Karena itu, edukasi sejak dini dinilai penting untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta mampu memberikan contoh yang baik kepada teman sebaya dan lingkungan sekitar.
Polres Banggai juga mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas, baik saat ada operasi penindakan maupun di luar operasi, demi keselamatan bersama di jalan raya.


