
Tadulakonews.com – Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Nasri, menghadiri sekaligus memimpin sidang penentuan peserta yang berhak mengikuti Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Polda Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rupatama Lantai II Polda Sulteng, Kamis (4/6/2026) petang.
Sidang tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, di antaranya Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, Karo SDM Kombes Pol Anton Sudjarwo, Dirsamapta Kombes Pol Mikael P. Sitanggang, Kabidhumas Kombes Pol Djoko Wienartono, Kabidpropam Kombes Pol Roy Satya Putra, Kabiddokkes Kombes Pol Edi Syahputra Hasibuan, serta Dirtahti AKBP Mohamad Taufik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain jajaran PJU Polda Sulteng, sidang juga disaksikan oleh pengawas internal dan eksternal guna memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara transparan dan akuntabel.
Pengawas eksternal yang hadir berasal dari Front Pemuda Kaili, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tengah, serta Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu.
Peserta yang mengikuti tahapan seleksi tersebut terdiri dari 34 peserta Akademi Kepolisian (Akpol), dengan rincian 28 pria dan 6 wanita.
Sementara itu, peserta jalur Bintara berjumlah 426 orang yang terdiri atas 383 pria dan 43 wanita. Adapun peserta jalur Tamtama sebanyak 11 orang dan seluruhnya merupakan peserta pria.
Berdasarkan hasil sidang, pada jalur Akpol dinyatakan lulus terpilih sebanyak 8 peserta, yang terdiri dari 7 pria dan 1 wanita.
Sedangkan sebanyak 26 peserta Akpol lainnya dinyatakan tidak terpilih, dengan rincian 21 pria dan 5 wanita.
Untuk jalur Bintara, sebanyak 82 peserta dinyatakan lulus terpilih, terdiri dari 74 pria dan 8 wanita.
Sementara itu, sebanyak 344 peserta Bintara dinyatakan tidak terpilih, yang terdiri dari 309 pria dan 35 wanita.
Pada jalur Tamtama, terdapat 9 peserta pria yang dinyatakan lulus terpilih dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Sedangkan 2 peserta pria lainnya pada jalur Tamtama dinyatakan tidak terpilih dalam tahapan seleksi tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mengawal proses seleksi hingga berjalan dengan baik. Ia menilai seluruh rangkaian seleksi Tahap I dapat terlaksana secara aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama seluruh panitia dan tim pengawas.
Kapolda juga mengingatkan peserta yang dinyatakan lulus terpilih agar tetap fokus dan tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat sejumlah tahapan seleksi yang harus dilalui, antara lain Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, Uji Kesamaptaan Jasmani, Penelusuran Mental Kepribadian, Pemeriksaan Psikologi Tahap II, serta Administrasi Akhir.
Kepada peserta yang belum berhasil, Kapolda berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih baik pada seleksi penerimaan anggota Polri di masa mendatang.
Menutup sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa seluruh hasil sidang telah melalui mekanisme yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia berharap seluruh rangkaian seleksi Penerimaan Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 terus berjalan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH), sehingga mampu menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, profesional, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

