
Tadulakonews.com – Seorang remaja berinisial MR (17) diduga melakukan penganiayaan terhadap teman sepermainannya, TS (20), di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh perselisihan yang terjadi saat keduanya bermain game online Mobile Legends.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum insiden terjadi, pelaku dan korban disebut saling melontarkan ejekan ketika sedang bermain game.
Pertengkaran yang awalnya hanya berlangsung secara verbal kemudian berlanjut menjadi aksi kekerasan fisik.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kesakitan pada sejumlah bagian tubuh.
Selain itu, hidung korban dilaporkan mengeluarkan darah setelah diduga mendapat pukulan dari pelaku.
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Nur Arifin, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Menurutnya, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa perseteruan antara pelaku dan korban bermula saat keduanya bermain game online.
Situasi memanas setelah terjadi saling ejek yang memicu emosi pelaku.
Pelaku yang diduga tidak mampu mengendalikan emosinya kemudian melakukan penyerangan terhadap korban.
MR diduga memukul korban menggunakan tangan terkepal ke bagian punggung, rahang, dan hidung.
Tidak hanya itu, pelaku juga diduga sempat mencekik leher korban.
Dalam kondisi terdesak, korban berusaha menghindar dari serangan yang dilakukan pelaku.
Korban kemudian melarikan diri untuk menyelamatkan diri dari aksi penganiayaan tersebut.
Berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/308/V/SPKT/RES-BGI/POLDA SULTENG, petugas berhasil mengamankan pelaku pada Minggu malam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi awal, MR mengakui telah melakukan penganiayaan dengan cara memukul bagian wajah dan tubuh korban secara berulang kali. Saat ini, pelaku telah berada di Mapolres Banggai guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

