(Noni) Tadulakonews.com – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Pamona Utara melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal II Tahun 2026 di lahan perkebunan masyarakat binaan Polri di lokasi Takujenjengi, Kelurahan Sangele, Kecamatan Pamona Puselemba, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dengan melibatkan pemilik lahan, Djefli Tungkanan. Luas area penanaman mencapai satu hektar.
Bibit jagung yang digunakan merupakan varietas unggul JFR 71 yang dikenal memiliki tingkat produktivitas tinggi serta tahan terhadap serangan hama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto diwakili Ps. Kanit Binmas IPTU Selfiana D. Sair dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir Ps. Panit 2 Binmas AIPTU Markus Mentaruk bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sangele AIPDA Hermanto Tobing.
Personel Polri juga ikut terlibat langsung dalam proses penanaman jagung bersama masyarakat setempat.
Selain membantu penanaman, jajaran kepolisian memberikan pendampingan kepada petani terkait proses perawatan tanaman jagung.
Dialog bersama petani dilakukan guna memberikan motivasi sekaligus mendengar berbagai kendala yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian.
Petugas juga memastikan situasi keamanan di area perkebunan tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Pamona Utara AKP Risdiyanto mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di wilayah Pamona Utara dan Pamona Puselemba.
Menurutnya, dukungan bersama sangat dibutuhkan untuk menjaga produktivitas pertanian masyarakat agar tetap stabil dan berkembang.
Ia menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Penanaman jagung tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.
AKP Risdiyanto juga menambahkan bahwa kehadiran jajaran Binmas dan Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan masyarakat.
Pihak kepolisian ingin memastikan masyarakat dapat mengelola lahan pertaniannya dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan.
Kegiatan penanaman jagung berakhir sekitar pukul 11.00 WITA. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.


