Tadulakonews.com – Poso – Dalam upaya menjaga kelestarian alam dan mencegah kerusakan ekosistem di kawasan , jajaran Polsek Lore Tengah bersama Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL), TNI, dan aparat desa melaksanakan patroli gabungan penanggulangan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Rabu (20/5/2026).
Kegiatan patroli tersebut menyasar kawasan Hutan Lindung Babahaleka di Desa Hanggira, Kecamatan Lore Tengah. Patroli dimulai sejak pukul 09.00 WITA.
Patroli dipimpin langsung oleh Kepala Bidang PTNW III BBTNLL, Fery Ary Mozes Liuw, S.Hut.T., M.Sc., bersama Kapolsek Lore Tengah, IPDA Rinald Alexandro Herlambang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 26 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Personel terdiri dari anggota Polsek Lore Tengah, TNI, pegawai Kecamatan Lore Tengah, perangkat Desa Hanggira, dan pegawai BBTNLL.
Tim patroli memulai perjalanan dari halaman Kantor Kehutanan Kecamatan Lore Tengah sebelum bergerak menuju kawasan hutan lindung Babahaleka.
Di lokasi tersebut, petugas melakukan penyisiran pada sejumlah titik yang dianggap rawan aktivitas ilegal, khususnya penambangan emas tanpa izin dan perambahan hutan.
Pemeriksaan dilakukan terhadap kemungkinan adanya pembukaan lahan baru, lubang tambang, maupun penggunaan alat berat di area konservasi.
Hingga patroli berakhir pada pukul 14.00 WITA, petugas tidak menemukan adanya aktivitas PETI maupun perambahan hutan di kawasan tersebut.
Situasi di kawasan Hutan Lindung Babahaleka terpantau aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Lore Tengah, IPDA Rinald Alexandro Herlambang, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi langkah penting dalam menjaga kawasan konservasi dari ancaman eksploitasi liar.
Menurutnya, kehadiran aparat gabungan di kawasan hutan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pengawasan nyata terhadap segala bentuk aktivitas ilegal yang dapat merusak lingkungan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aktivitas PETI yang berpotensi mengancam kelestarian biodiversitas di kawasan Lore Lindu.
Selain itu, patroli rutin dinilai menjadi langkah preventif yang efektif untuk menekan potensi kejahatan lingkungan di wilayah hukum Polsek Lore Tengah.
Dengan intensitas kehadiran aparat di lapangan, peluang bagi pelaku penambangan liar maupun perambah hutan untuk beraktivitas menjadi semakin kecil.
Sementara itu, Kepala Bidang PTNW III BBTNLL, Fery Ary Mozes Liuw, mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam menjaga kelestarian kawasan TNLL.
Ia menyebut hasil nihil dalam patroli tersebut menjadi kabar baik, namun patroli berkala tetap akan dilakukan guna memastikan kawasan Hutan Lindung Babahaleka tetap aman dan lestari.


