
Tadulakonews.com – Polres Banggai terus mengupayakan langkah preventif terkait dugaan pengeroyokan yang terjadi saat pertandingan Mini Soccer Open Tournament Hardianto Rasyid Cup 2026 di Kecamatan Nambo.
Kapolres Banggai, , mengatakan bahwa pihak kepolisian tidak hanya fokus pada penanganan perkara, tetapi juga menjaga situasi tetap kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan agar kedua belah pihak tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar.
Polres Banggai juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.
Melalui Kasat Intelkam, IPTU Muh. Ruhil Newton Sugiarto, pihak kepolisian telah menemui sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, para tokoh masyarakat menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Mereka sepakat menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada Polres Banggai.
Kapolres berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Banggai.
Ia juga meminta masyarakat tidak terpancing oleh provokasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.
Untuk menjaga stabilitas keamanan, personel Bhabinkamtibmas telah diterjunkan ke lingkungan kedua belah pihak yang sempat bertikai.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat bertujuan meredam potensi konflik lanjutan.
Polres Banggai memastikan situasi di wilayah tersebut hingga kini masih aman dan kondusif.
Insiden dugaan pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Jumat malam, 8 Mei 2026, sekitar pukul 20.30 Wita.
Peristiwa tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Nambo Bosaa, Kecamatan Nambo.
Saat ini pihak kepolisian telah menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut dan langsung melakukan penyelidikan.
Kapolres menegaskan bahwa korban dan sejumlah saksi telah diperiksa, serta kasus ini akan ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.

