
Tadulakonews.com – Aparat kepolisian menunjukkan kesiapsiagaan dalam mengawal jalannya Konser Doa dan Pujian Pra-Event Paskah Nasional V yang digelar di Gereja Bala Keselamatan Korps 2 Palu, Jumat malam.
Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka menyambut Paskah Nasional V yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena melalui Kabagops Polresta Palu, Kompol Dewa Gede Meiriana, menjelaskan bahwa pengamanan melibatkan berbagai unsur.
Ia menyebutkan bahwa personel berasal dari gabungan Polres, Polsek, serta dukungan dari Polda Sulawesi Tengah.
Selain itu, turut dilibatkan pula personel dari Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, dan satuan Sabhara Polda.
Sebelum kegiatan dimulai, aparat telah melakukan sterilisasi lokasi secara menyeluruh.
Sterilisasi tersebut melibatkan tim Gegana Brimob serta tim penanganan Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kompol Dewa menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup.
Personel berseragam ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengatur jalannya kegiatan.
Sementara itu, personel non-uniform juga diterjunkan guna memberikan rasa aman tanpa mengganggu kenyamanan jemaat.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menciptakan suasana ibadah yang khidmat sekaligus aman.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama.
Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam menciptakan situasi yang damai dan harmonis di Kota Palu.
Apresiasi atas pengamanan ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Harian Paskah Nasional 2026, Samuel Yansen Pongi.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur TNI dan Polri yang telah memberikan dukungan penuh.
Menurutnya, sinergi antar aparat keamanan sangat membantu kelancaran kegiatan keagamaan ini.
Konser Doa dan Pujian yang dimulai sejak pukul 17.00 WITA berlangsung dengan lancar hingga selesai.
Acara tersebut resmi ditutup pada pukul 20.00 WITA dalam suasana yang aman dan tertib.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan kuatnya nilai toleransi dalam kehidupan beragama di Palu.
Momentum ini diharapkan dapat terus terjaga hingga puncak perayaan Paskah Nasional V mendatang.
Dengan kondisi yang kondusif, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan penuh rasa aman dan damai.

