Mediasi Humanis Selesaikan Konflik Remaja di Bunta

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Polsek Bunta Polres Banggai bersama pemerintah setempat berhasil menyelesaikan permasalahan perkelahian antar remaja melalui upaya mediasi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat malam, 27 Maret 2026, sebagai bentuk respon cepat atas konflik yang sempat terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses mediasi berlangsung di Mapolsek Bunta dengan suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Bunta I, para remaja yang terlibat, serta keluarga masing-masing pihak.

Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian agar tercipta kesepahaman bersama.

Langkah mediasi ini dilakukan sebagai upaya preventif guna mencegah terjadinya konflik lanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Diketahui, peristiwa perkelahian terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 Wita.

Kejadian bermula saat korban sedang menyaksikan perkelahian antara dua kelompok remaja di Pelabuhan Bunta.

Situasi saat itu cukup tegang karena melibatkan beberapa kelompok yang saling berselisih.

Ketika korban hendak mengambil handphone miliknya yang tertinggal, ia justru menjadi sasaran pengeroyokan.

Sekelompok remaja melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami bengkak dan memar di bagian wajah serta kaki kanan.

Beruntung, aksi tersebut tidak berlangsung lama karena warga sekitar segera datang untuk melerai.

Kehadiran masyarakat berhasil meredakan situasi sehingga kondisi kembali terkendali.

Untuk menghindari konflik yang lebih besar, pihak korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bunta.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas mengambil langkah humanis dengan mempertemukan kedua belah pihak melalui mediasi, sekaligus memberikan pembelajaran agar para remaja lebih mengedepankan penyelesaian masalah secara damai serta tidak mudah terpancing emosi, dengan peran aktif orang tua dan lingkungan sebagai pengawas utama.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Watusongu Ditemukan Meninggal di Sungai Bongka Saat Memanah Ikan
Lintas Instansi Perkuat Kolaborasi Tangkal Hoaks Melalui Klinik Hoaks
PN Palu Tolak Praperadilan RA Terkait Penetapan Tersangka Kasus ITE
Polres Poso Perkuat Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkoba di Kelurahan Sangele
Polres Poso Edukasi Pelajar SMA 2 GKST Tentena tentang Bahaya Narkoba
Kajati Sulteng Lantik Rosdianah HK sebagai Koordinator Kejati Sulawesi Tengah
Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Peragakan 34 Adegan
Pemprov Sulteng Dorong Penguatan Literasi Digital untuk Cegah Ekstremisme Berbasis Kekerasan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:36 WIB

Warga Watusongu Ditemukan Meninggal di Sungai Bongka Saat Memanah Ikan

Rabu, 9 September 2026 - 20:28 WIB

Lintas Instansi Perkuat Kolaborasi Tangkal Hoaks Melalui Klinik Hoaks

Rabu, 9 September 2026 - 20:13 WIB

PN Palu Tolak Praperadilan RA Terkait Penetapan Tersangka Kasus ITE

Rabu, 9 September 2026 - 19:32 WIB

Polres Poso Perkuat Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkoba di Kelurahan Sangele

Rabu, 9 September 2026 - 19:28 WIB

Polres Poso Edukasi Pelajar SMA 2 GKST Tentena tentang Bahaya Narkoba

Berita Terbaru