Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Program Tiga Juta Rumah, Targetkan 8.000 Unit pada 2026

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PALU – Tadulakonews.com – Gubernur Sulawesi Tengah membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Tiga Juta Rumah di Rumah Jabatan Gubernur Siranindi, Palu, Senin (28/9/2026).

Rakor tersebut dihadiri para bupati dan wakil wali kota se-Sulawesi Tengah sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perbankan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar program perumahan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah diminta mengambil peran aktif dalam mendukung percepatan pembangunan rumah, khususnya di wilayah yang menghadapi kendala distribusi material dan kondisi geografis.

“Ini membutuhkan kerja sama kita semua. Kita harus mencari solusi bersama, apa yang bisa kita lakukan agar program yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan dan dipercepat,” ujar Gubernur.

Menurutnya, tantangan pembangunan perumahan di Sulawesi Tengah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan anggaran, tetapi juga mencakup distribusi material, akses wilayah, pendataan masyarakat penerima manfaat, serta dukungan pembiayaan.

Karena itu, pemerintah kabupaten/kota diminta mengidentifikasi kebutuhan perumahan di wilayah masing-masing sekaligus memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan menjadi prioritas penerima program.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah didorong bersama-sama mengejar penyelesaian sekitar 8.000 unit rumah. Target tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk menyusun langkah yang lebih terukur pada 2027.

“Untuk tahun 2027, kita harus sudah berbicara lebih konkret. Masing-masing daerah berapa kebutuhannya, berapa yang harus kita bangun, dan bagaimana kita bekerja sama dengan kementerian serta seluruh pihak terkait,” kata Gubernur.

Ia meminta seluruh kepala daerah mulai menyiapkan data dan kebutuhan pembangunan perumahan sejak sekarang. Dengan demikian, program tahun 2027 tidak hanya didasarkan pada target angka, tetapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing kabupaten/kota.

Rumah Layak Huni dan Penanganan Kemiskinan

Dalam rakor tersebut, Gubernur juga menyoroti keterkaitan antara kondisi rumah tidak layak huni dengan persoalan kemiskinan di sejumlah daerah.

Menurutnya, karakteristik kemiskinan di Sulawesi Tengah memiliki persoalan yang perlu ditangani secara spesifik. Salah satunya adalah masih adanya masyarakat yang secara ekonomi membutuhkan dukungan, dengan persoalan mendasar berupa kondisi rumah yang belum memenuhi standar kelayakan.

Karena itu, pembangunan dan perbaikan rumah layak huni dinilai dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sejumlah daerah seperti Donggala, Sigi, Parigi Moutong, dan wilayah lainnya perlu mendapatkan perhatian sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing.

Gubernur juga menyampaikan adanya upaya untuk mendorong pembangunan sekitar 1.000 rumah yang tersebar di sejumlah wilayah sebagai bagian dari langkah konkret mempercepat penanganan rumah tidak layak huni.

“Yang paling penting adalah kita tahu siapa yang membutuhkan, di mana rumah yang tidak layak, dan bagaimana kita bersama-sama menyelesaikannya,” tegasnya.

Percepatan Pembiayaan

Selain pembangunan fisik, rakor juga membahas perlunya percepatan proses pembiayaan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima program.

Dukungan perbankan diharapkan dapat membantu mempercepat proses sehingga pembangunan rumah tidak terkendala persoalan administrasi dan pembiayaan.

Gubernur meminta para kepala daerah tidak berhenti pada pendataan, tetapi segera mengidentifikasi hambatan di lapangan dan mencari solusi secara bersama-sama.

Ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha serta pihak-pihak lain yang memiliki kemampuan untuk mendukung pembangunan perumahan.

“Kalau kita bekerja bersama, pemerintah provinsi bekerja, pemerintah kabupaten/kota bekerja, dunia usaha bekerja, dan seluruh pihak bergerak, maka target yang kita tetapkan bisa kita dorong bersama,” ujarnya.

Rakor tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tengah dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah, sekaligus menyiapkan target pembangunan perumahan yang lebih terarah dan terukur untuk tahun 2027.

( Faisal )

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua FKUB Sulteng: Babinsa Punya Peran Strategis Merawat Harmoni dan Keutuhan NKRI
Anwar Hafid Dorong 1.000 Pelaku UMKM Sulawesi Tengah Tembus Pasar Global
Kejati Sulteng Setujui Penyelesaian Dua Perkara Pidana Melalui Keadilan Restoratif
Korsleting Alat Penyedot BBM Picu Kebakaran, Tiga Rumah di Poso Ludes dan Tiga Warga Luka Bakar
Karhutla Kembali Terjadi di Pegunungan Tinjoli, Lima Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
Polres Poso Salurkan Bantuan untuk MTs Al-Khairat Terdampak Kebakaran
Pemprov Sulteng Perkuat Pengakuan Masyarakat Hukum Adat melalui Pemetaan Wilayah
Latihan Hanya Dua Kali, Siswi SMPN 6 Palu Cinta Reseky Maharani Raih Juara 1 Miss Icon Pre-Teen Sulteng 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:36 WIB

Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Program Tiga Juta Rumah, Targetkan 8.000 Unit pada 2026

Senin, 28 September 2026 - 23:21 WIB

Ketua FKUB Sulteng: Babinsa Punya Peran Strategis Merawat Harmoni dan Keutuhan NKRI

Senin, 28 September 2026 - 20:17 WIB

Anwar Hafid Dorong 1.000 Pelaku UMKM Sulawesi Tengah Tembus Pasar Global

Senin, 28 September 2026 - 20:01 WIB

Kejati Sulteng Setujui Penyelesaian Dua Perkara Pidana Melalui Keadilan Restoratif

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Korsleting Alat Penyedot BBM Picu Kebakaran, Tiga Rumah di Poso Ludes dan Tiga Warga Luka Bakar

Berita Terbaru