TOUNA – Tadulakonews.com – Wakapolres Tojo Una-Una, Kompol Junus Djoni Achpah, menghadiri pembukaan Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Marina Cottage, Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, Rabu (29/7/2026).
Jambore mengusung tema “Menyelaraskan Langkah Menuju Sulteng Nambaso” dan diikuti sekitar 500 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi antarpenyuluh KB dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas serta percepatan penurunan stunting.
Pembukaan jambore dihadiri Kepala Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah, drg. Herry Mulyadi, M.Kes, yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
Turut hadir Ketua DPD IPeKB Sulawesi Tengah Abdul Rahman Harisa, SKM, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Tengah Nur Yamin, STP., M.M, serta Asisten III Setda Kabupaten Tojo Una-Una Dr. Alimudin Mohamad, SE., M.Si, mewakili Bupati Tojo Una-Una.
Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, penyuluh KB, dan PLKB dari seluruh wilayah Sulawesi Tengah juga mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam rangkaian acara, dilakukan penandatanganan komitmen bersama pencegahan pernikahan usia anak sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan keluarga yang berkualitas.
Wakapolres Tojo Una-Una Kompol Junus Djoni Achpah menyampaikan dukungan Polri terhadap program pembangunan keluarga yang menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Menurutnya, pembangunan keluarga berkualitas memerlukan kolaborasi semua pihak agar berbagai program pemerintah dapat berjalan optimal.
“Polri siap bersinergi dengan pemerintah daerah, BKKBN, penyuluh KB, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung program kependudukan, pencegahan stunting, serta perlindungan anak demi terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Kompol Junus.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Menurutnya, melalui Jambore PKB/PLKB, koordinasi dan komunikasi antarinstansi diharapkan semakin kuat sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih efektif.
Kompol Junus juga berharap upaya bersama tersebut mampu mewujudkan keluarga yang tangguh sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif.
Rangkaian pembukaan jambore diawali dengan parade peserta, tarian penyambutan, laporan panitia, sambutan para pejabat, penandatanganan komitmen pencegahan pernikahan usia anak, penampilan kelompok SIDAYA dan GENDRE Tojo Una-Una, serta dilanjutkan dengan kunjungan rombongan ke lokasi bakti sosial.





