
Tadulakonews.com – Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Nasri, secara resmi membuka Latihan Pra Operasi (Latpraops) Operasi Patuh Tinombala 2026 yang digelar di Ruang Rupatama Polda Sulawesi Tengah, Rabu (03/06/2026) pagi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng serta personel yang terlibat dalam operasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, jajaran Kapolres di wilayah hukum Polda Sulteng mengikuti kegiatan tersebut secara daring melalui live streaming.
Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Sulteng.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan Latpraops sehingga dapat berlangsung tertib dan lancar.
Kapolda menjelaskan bahwa tema Operasi Patuh Tinombala 2026 adalah “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Berkeselamatan Menjelang Pelaksanaan Hari Bhayangkara Tahun 2026.”
Menurutnya, latihan pra operasi ini sangat penting sebagai langkah awal untuk meningkatkan kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.
Latpraops bertujuan meningkatkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan personel sesuai dengan tugas operasional yang akan dijalankan.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi, komunikasi, kerja sama, serta sinergitas antar fungsi kepolisian maupun dengan instansi terkait.
Latihan ini sekaligus menjadi sarana pengecekan sarana dan prasarana pendukung dalam penerapan kawasan tertib lalu lintas di wilayah hukum Polda Sulteng.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai satuan tugas yang telah ditetapkan.
Operasi Patuh Tinombala 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 14 hari, yakni mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Operasi ini akan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis yang didukung penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik, baik statis maupun mobile.
Tujuannya adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah Sulawesi Tengah.
Kapolda menegaskan agar seluruh peserta mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh demi meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam bertugas.
Kepada para instruktur dan pemateri, ia meminta agar materi yang diberikan bersifat fokus, spesifik, dan mudah dipahami sebagai bekal di lapangan.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama pelaksanaan tugas operasi berlangsung.
Kapolda berharap Operasi Patuh Tinombala 2026 dapat berjalan sukses serta mampu membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kapolda Sulawesi Tengah secara resmi menyatakan Latpraops Operasi Patuh Tinombala 2026 dibuka.

