Polres Poso Gelar Apel Operasi Aman Tinombala 2026, 914 Personel Disiagakan Tangani Karhutla

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

POSO – Tadulakonews.com – Kepolisian Resor (Polres) Poso secara resmi memulai kesiapsiagaan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Tinombala Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Polres Poso, Selasa pagi (27/10/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Poso, AKBP Alowisius Londar, S.I.K., selaku Inspektur Upacara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apel gelar pasukan ini turut dihadiri Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, S.E., perwakilan Dandim 1307 Poso, Kepala BPBD Kabupaten Poso, perwakilan Dinas Kehutanan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta sejumlah pimpinan instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Poso menegaskan bahwa Operasi Aman Tinombala 2026 akan berlangsung selama 65 hari, terhitung mulai 28 Oktober hingga 31 Desember 2026.

Operasi tersebut melibatkan sebanyak 914 personel gabungan, terdiri atas 164 personel Satgas Polda Sulawesi Tengah dan 750 personel dari jajaran Polres Poso.

AKBP Alowisius Londar menyampaikan bahwa meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, termasuk wilayah Sulawesi, dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino serta aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab.

Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, penanganan Karhutla akan dilakukan melalui pendekatan preventif dan represif. Langkah pencegahan meliputi deteksi dini titik panas atau hotspot, patroli kawasan rawan kebakaran, serta pembuatan sekat api guna mencegah penyebaran kobaran api.

Selain itu, Kapolres menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara tegas tanpa kompromi terhadap individu maupun korporasi yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara ilegal.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Poso, AKP Faizal Kadir, S.H., menjelaskan bahwa apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian ekosistem di Kabupaten Poso.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga bertujuan memastikan kesiapan mental, fisik, serta kelengkapan logistik seluruh personel yang akan diterjunkan dalam operasi.

AKP Faizal mengatakan bahwa kondisi geografis wilayah Poso, khususnya kawasan hutan lindung dan area bergambut, menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan patroli maupun pemadaman kebakaran.

Oleh karena itu, koordinasi dan kerja sama dengan TNI, BPBD, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, serta instansi terkait lainnya menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas penanganan Karhutla di lapangan.

Ia menambahkan, seluruh personel telah diberikan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari patroli pencegahan, penanganan awal titik api, hingga mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

Lebih lanjut, AKP Faizal menekankan pentingnya keselamatan personel selama menjalankan tugas, tanpa mengurangi ketegasan aparat dalam menindak pelanggaran hukum di bidang kehutanan dan lingkungan hidup.

Polres Poso juga mengaktifkan sistem tanggap darurat terintegrasi guna mempercepat koordinasi dan respons apabila ditemukan titik api di wilayah Kabupaten Poso.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan melalui layanan Call Center Polri 110.

Melalui Operasi Aman Tinombala 2026, Polres Poso berharap sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dapat semakin diperkuat untuk menekan kejadian Karhutla serta menjaga kelestarian lingkungan.

Apel Gelar Pasukan Operasi Aman Tinombala Tahun 2026 berakhir dalam keadaan aman dan terkendali. Seluruh peserta menunjukkan kesiapan untuk melaksanakan tugas dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Poso.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sulteng Berikan Penerangan Hukum kepada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tadulako
Polres Poso Gelar Patroli Gabungan Malam Hari, Jaga Kamtibmas di Pusat Kota
RSUD Madani Luncurkan BESTI, Perluas Akses Layanan Kesehatan Jiwa di Sulawesi Tengah
Wagub Sulteng Ajak Masyarakat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pap Smear Gratis
Polsek Lore Utara Bersama TNI dan Warga Padamkan Karhutla Seluas 5 Hektare di Wuasa
SAT SAMAPTA POLRES POSO GELAR PATROLI DIALOGIS, AJAK WARGA BERSAMA JAGA KAMTIBMAS
Polres Poso Gelar Apel Pasukan, Operasi Patuh Tinombala 2026 Resmi Dimulai
Operasi Gabungan di Poso, Tujuh Orang Terindikasi Positif Narkotika
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Polres Poso Gelar Apel Operasi Aman Tinombala 2026, 914 Personel Disiagakan Tangani Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Kejati Sulteng Berikan Penerangan Hukum kepada Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tadulako

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Polres Poso Gelar Patroli Gabungan Malam Hari, Jaga Kamtibmas di Pusat Kota

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:26 WIB

RSUD Madani Luncurkan BESTI, Perluas Akses Layanan Kesehatan Jiwa di Sulawesi Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Wagub Sulteng Ajak Masyarakat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Pap Smear Gratis

Berita Terbaru