
Tolitoli – Tadulakonews.com – Meskipun perhelatan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah masih terbilang jauh dan baru akan berlangsung beberapa tahun mendatang, namun nuansa isu perpolitikan di sejumlah daerah kini mulai bermunculan di berbagai platform media sosial, khususnya Facebook.
Sejumlah netizen bahkan mulai berspekulasi dengan memajang foto figur yang mereka idolakan dan menyandingkannya dengan foto profil figur lainnya. Hal tersebut diduga sebagai upaya untuk melihat sekaligus mengukur sejauh mana tingkat partisipasi dan respons publik terhadap figur yang dinilai berpotensi maju dalam perhelatan Pilkada Tolitoli mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah figur-figur yang diekspos di ruang maya tersebut benar-benar bersedia mengambil bagian dan berkontribusi dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Fenomena tersebut turut mendapat perhatian dari publik figur sekaligus politikus senior, Faisal Alatas, SH, salah satu kader partai politik ternama yang telah cukup lama malang melintang di dunia politik, khususnya di Kabupaten Tolitoli.
Faisal Alatas merupakan politisi yang mengawali karier politiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Tolitoli selama dua periode. Karier politiknya kemudian berlanjut ke tingkat provinsi dan hingga kini telah dipercaya duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah selama dua periode.
Meski namanya mulai muncul dalam radar spekulasi pencalonan kepala daerah di media sosial, Faisal Alatas masih enggan memberikan komentar lebih jauh terkait kemungkinan dirinya maju dalam Pilkada Tolitoli mendatang.
Kepada wartawan melalui sambungan telepon belum lama ini, Faisal mengaku baru mengetahui adanya foto profil dirinya yang beredar di media sosial dan disandingkan dengan salah satu figur yang disebut-sebut berpotensi maju dalam Pilkada Tolitoli.
“Saya baru tahu kalau ada profil gambar saya ditayangkan di medsos berpasangan dengan seseorang yang seolah-olah akan maju di Pilkada Tolitoli mendatang. Bahkan, saya tidak pernah diberitahu soal tersebut sebelumnya,” ungkap Faisal.
Meski demikian, menurutnya, munculnya berbagai spekulasi politik di media sosial tersebut masih dalam batas kewajaran. Ia pun memilih untuk membiarkan masyarakat memberikan penilaian dan tanggapannya masing-masing terhadap isu yang berkembang.
“Biarkan saja masyarakat menanggapinya. Menurut saya, hal seperti itu masih dalam konteks kewajaran,” ujarnya.
Terlepas dari hiruk-pikuk isu politik yang mulai bermunculan, Faisal menegaskan bahwa saat ini masih terdapat pekerjaan yang jauh lebih berat dan menjadi prioritas dirinya sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, setiap anggota DPRD memiliki kewajiban memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat di daerah pemilihannya. Karena itu, ia lebih memilih turun langsung melalui kegiatan reses untuk bertemu masyarakat, mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi, kemudian memperjuangkannya di tingkat provinsi.
“Saya ini selaku perwakilan di DPRD Provinsi yang mendapat mandat dari masyarakat dan wajib memperjuangkan aspirasi mereka, karena itu merupakan amanat konstitusi,” tegasnya.
Faisal mengatakan, secara perlahan namun pasti, sejumlah janji politik yang pernah disampaikannya kepada masyarakat mulai direalisasikan. Ia berharap hasil perjuangan tersebut dapat memberikan manfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Tolitoli.
“Jadi yang terpenting adalah kita buktikan dulu capaian kinerja kita selama menjadi pelayan masyarakat di legislatif, bukan untuk dilayani dan lainnya,” pungkas putra terbaik asal Kabupaten Tolitoli yang kini duduk di kursi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.(Co)




