
Tadulakonews.com – suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Merdeka, Jalan Dr. Sutomo, Sabtu pagi (21/3/2026). Ribuan warga tampak memadati lokasi dan berbaur bersama Wali Kota serta Wakil Wali Kota .
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan pesan penting tentang menjaga persatuan dan kondusivitas di tengah masyarakat. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan pentingnya menjauhi berita bohong, provokasi, dan propaganda yang berpotensi memecah belah masyarakat. Menurutnya, setiap individu harus mampu menjadi pembawa kebaikan di lingkungan masing-masing.
Mengutip sabda Rasulullah SAW, Wali Kota menyampaikan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan menghindari sikap saling membenci.
Momentum Idul Fitri juga dimanfaatkan untuk menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berperan aktif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Wali Kota berharap dukungan penuh dari masyarakat agar seluruh program pembangunan dapat berjalan secara optimal. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.
Ia menambahkan bahwa pembangunan kota tidak dapat berjalan sendiri tanpa partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dan kepercayaan warga menjadi faktor utama keberhasilan pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengakui bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki ke depan.
Atas nama pribadi dan pemerintah, ia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat. Ia berharap kebersamaan dan kebahagiaan dapat terus dirasakan oleh semua pihak.
Wali Kota juga mendoakan agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan, kekuatan, serta umur panjang. Ia berharap dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan di tahun mendatang.
Bertindak sebagai khatib, menyampaikan ceramah yang berisi empat pelajaran utama dari madrasah Ramadan. Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi umat Muslim.
Ia menjelaskan bahwa pelajaran pertama adalah menjaga ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. Ketakwaan menjadi fondasi utama dalam menjalani kehidupan yang baik.
Pelajaran kedua adalah membiasakan rutinitas ibadah secara istiqomah. Konsistensi dalam beribadah dinilai sebagai kunci untuk menjaga kedekatan dengan Allah SWT.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Sikap saling membantu dan peduli menjadi bagian dari nilai yang harus terus dijaga setelah Ramadan.
Pelajaran terakhir adalah membersihkan hati dengan saling memaafkan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menghilangkan rasa dendam dan mempererat tali silaturahmi.
Usai pelaksanaan Shalat Id, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara Open House di Rumah Dinas Wali Kota. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.



