
Tadulakonews.com – PALU – Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Ketupat Tinombala 2026 Polda Sulawesi Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Sejak Sabtu pagi hingga malam hari, 14 Maret 2026, personel yang berada di bawah kendali Kasatgas Gakkum Kompol Velly, S.H., melaksanakan pengawasan dan patroli intensif di sejumlah titik strategis di Kota Palu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan pengamanan dimulai pada pagi hari dengan menyasar kawasan Pasar Lasoani yang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Menjelang Lebaran, aktivitas jual beli di pasar tersebut mengalami peningkatan signifikan, terutama pada akhir pekan ketika masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan hari raya.
Kondisi ini membuat kawasan pasar menjadi salah satu titik yang rawan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melihat situasi tersebut, personel Satgas Gakkum melakukan pemantauan langsung untuk memastikan aktivitas perdagangan berjalan aman dan tertib.
Petugas juga berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung pasar guna memberikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta lingkungan sekitar.
Setelah melakukan patroli di kawasan pasar, kegiatan pengamanan berlanjut hingga malam hari di Lapangan Vatulemo Kota Palu.
Lokasi ini diketahui menjadi salah satu pusat konsentrasi masyarakat selama bulan Ramadan, khususnya pada malam hari setelah pelaksanaan ibadah.
Ramainya aktivitas warga di area publik tersebut membuat aparat kepolisian meningkatkan kehadiran guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas juga memberikan edukasi kepada para juru parkir serta pengelola keamanan lingkungan.
Imbauan yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Fokus utama pengawasan diarahkan pada upaya mengantisipasi tindak pidana C4 yang meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta pencurian biasa.
Selain itu, aparat juga berupaya menekan potensi aksi premanisme yang kerap muncul di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Kasatgas Gakkum Ops Ketupat Tinombala 2026 Kompol Velly, S.H., menegaskan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran memerlukan pengawasan yang lebih intensif.
Menurutnya, kehadiran polisi di pusat perbelanjaan dan area publik merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Ia menambahkan bahwa masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan.
Selain patroli dan edukasi, personel Satgas Gakkum juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang dianggap rawan.
Titik-titik parkir menjadi perhatian khusus karena berpotensi terjadi praktik pungutan liar maupun pencurian kendaraan bermotor.
Melalui pemetaan ini, aparat dapat menentukan langkah pengamanan yang lebih efektif di lapangan.
Polda Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 secara humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan saat berada di tempat ramai.
Jika menemukan hal-hal mencurigakan, warga diharapkan segera melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.





