
Tadulakonews.com – Donggala – Sulawesi Tengah Rapat Anggaran Tahunan (RAT) bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Donggala, Dr. H. Pattikali, M.Si, sekaligus membahas persiapan peresmian KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) Desa Loli Saluran tingkat Kabupaten Donggala, menjadi forum tertinggi dalam mengevaluasi pertanggungjawaban serta menetapkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) buku berjalan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Maret 2026.
Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Loli Saluran, Agus Priyono, kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agus Priyono menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bukti kepatuhan terhadap regulasi, transparansi, serta upaya penguatan ekonomi desa.
RAT ini mencakup evaluasi kinerja serta pertanggungjawaban pengurus dan pengawas atas jalannya koperasi selama satu tahun terakhir. Selain itu, kehadiran Kepala Dinas Koperasi dan UMKM beserta rombongan bertujuan memberikan bimbingan teknis, apresiasi, serta memantau kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Dalam agenda tersebut juga dibahas perencanaan ke depan, termasuk pengesahan rencana kerja, anggaran pendapatan dan belanja koperasi untuk tahun berikutnya. Tidak hanya itu, RAT turut menjadi forum strategis untuk pemilihan pengurus dan pengawas baru (jika masa jabatan berakhir), pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), serta penguatan tata kelola usaha koperasi.
“RAT wajib dilaksanakan setidaknya satu kali dalam setahun untuk memastikan prinsip demokrasi dan akuntabilitas koperasi berjalan dengan baik,” ujar Agus Priyono.
Ia menambahkan bahwa Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Donggala, Dr. H. Pattikali, M.Si, aktif dalam pengembangan sektor ekonomi melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program tersebut mencakup penguatan UMKM, pelatihan kewirausahaan, hingga pendampingan pembentukan gerai usaha di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Adapun fokus program tahun 2025–2026 meliputi pendampingan koperasi desa serta penargetan operasional Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

