
Tadulakonews.com – Perkelahian antar pemuda kembali terjadi di Desa Lembah Tompotika, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, pada Sabtu siang saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Insiden tersebut sempat menimbulkan ketegangan antar kelompok remaja di wilayah setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Bualemo, IPTU Alwi Polii, menjelaskan bahwa kejadian penganiayaan itu dipicu oleh suara bising knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.
Suara motor yang keras dan digas berulang kali memancing reaksi dari pemuda lain di lokasi.
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WITA ketika seorang remaja berinisial FK (15) bersama teman-temannya menuju tempat rekreasi di bendungan air Desa Lembah Tompotika.
Setibanya di lokasi, motor yang dikendarai FK mengalami kerusakan dan mogok.
FK kemudian berusaha memperbaiki kendaraannya di tempat tersebut.
Saat proses perbaikan, ia beberapa kali menarik gas motor sehingga menimbulkan suara bising.
Bunyi tersebut memicu teguran dari sekelompok pemuda setempat.
Namun, teguran itu berujung pada tindakan penganiayaan terhadap FK dan teman-temannya.
Situasi sempat memanas dan berpotensi berkembang menjadi konflik yang lebih luas antar kelompok.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera turun tangan untuk melerai.
Perkelahian akhirnya berhasil dibubarkan dan para pemuda kembali ke rumah masing-masing.
Untuk mencegah konflik berlanjut, pihak Polsek Bualemo segera mengambil langkah mediasi.
Pertemuan dilakukan dengan menghadirkan kedua kelompok pemuda beserta keluarga masing-masing.
Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan berdamai tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

