
Tadulakonews.com – Arus balik mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan, khususnya pada jalur transportasi laut di wilayah Palu.
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, personel Subsatgas Polairud yang tergabung dalam Operasi Ketupat Tinombala 2026 melakukan pengamanan ketat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan difokuskan pada kedatangan di pada Senin dini hari.
Kapal tersebut bersandar sekitar pukul 01.00 WITA dengan membawa ratusan penumpang.
Kapal milik ini tercatat mengangkut total 889 penumpang yang beraktivitas di pelabuhan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 512 penumpang turun di Pelabuhan Pantoloan.
Sementara itu, 377 penumpang melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya.
Selain itu, terdapat 40 penumpang baru yang naik dari pelabuhan tersebut.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek KP3 Pantoloan, Ipda Moh Pandu Aupan.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu siap mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
Menurutnya, fokus utama pengamanan adalah memastikan penumpang merasa aman dan nyaman selama berada di pelabuhan.
Segala potensi gangguan, baik kriminalitas maupun kendala teknis, harus diantisipasi sejak dini melalui koordinasi yang solid.
Pengamanan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Personel Polri bekerja sama dengan TNI, KSOP, Syahbandar, Basarnas, serta pengelola pelabuhan.
Kehadiran petugas di titik-titik krusial bertujuan mencegah tindak kriminal seperti pencopetan dan premanisme.
Hingga kapal kembali melanjutkan perjalanan, situasi di pelabuhan terpantau aman, tertib, dan terkendali.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap barang bawaan masing-masing.
Selain itu, penumpang diminta mengikuti arahan petugas demi kelancaran arus balik Lebaran tahun ini.


