
Tadulakonews.com – Palu, Sulawesi Tengah, upaya memasyarakatkan olahraga bulu tangkis terus digalakkan melalui penyelenggaraan Turnamen Scarlet Series.
Ketua Sulawesi Tengah, Gufran Ahmad, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Negeri Luwuk, YM Suhendra Saputra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Gufran Ahmad, komitmen Ketua PN Luwuk dalam mendukung turnamen ini merupakan langkah nyata dalam memajukan olahraga di daerah.
Ia menilai konsistensi Pengadilan Negeri Luwuk dalam mendukung kegiatan olahraga, khususnya bulu tangkis, patut diapresiasi.
Gufran juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Selain itu, turnamen ini dinilai mampu mempererat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.
Diketahui, Ketua PN Luwuk Suhendra Saputra merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Tadulako Palu angkatan 1992.
Ia juga dikenal sebagai pecinta bulu tangkis sejak masa mahasiswa dan aktif dalam komunitas yang diberi nama “KOPI ABADI”.
Komunitas tersebut merupakan akronim dari Komunitas Pecinta Badminton Indonesia Sulawesi Tengah.
Turnamen Scarlet Series tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet.
Kegiatan ini sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat dalam olahraga bulu tangkis.
Gufran Ahmad menyebut peran Ketua PN Luwuk sangat penting dalam mendorong kegiatan positif seperti ini.
Turnamen Scarlet Series ke-5 digelar secara eksklusif untuk keluarga besar PN Luwuk dengan kategori ganda dewasa.
Kegiatan berlangsung pada 27–28 Maret 2026 di GOR Siranindi, Palu, dengan total hadiah mencapai Rp40 juta.
Menurut Gufran, sinergi antara institusi negara dan organisasi olahraga perlu terus diperkuat.
Ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi olahraga semata.
Dukungan lintas sektor dinilai sangat penting untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
Keterlibatan institusi seperti pengadilan negeri diyakini mampu mendorong kesehatan masyarakat dan menjaring bibit atlet potensial.
Turnamen Scarlet Series sendiri telah menjadi agenda rutin yang dinilai berhasil menciptakan kompetisi yang sehat dan sportif.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat solidaritas antar peserta.
PBSI Sulteng berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk turut berkontribusi dalam memajukan olahraga bulu tangkis, khususnya di Sulawesi Tengah.

