
Tadulakonews.com – Morowali Utara – Kapolsek Mori Atas, Iptu Saparuddin, SH, memberikan sosialisasi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 kepada siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 1 Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang perpustakaan SMA Negeri 1 Mori Atas sekitar pukul 09.30 WITA. Sosialisasi dihadiri Kepala SMAN 1 Mori Atas Drs. Ahasyweros Lagombi, para guru, serta puluhan siswa kelas XII.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh sejumlah personel Bhabinkamtibmas dari Polsek Mori Atas yang turut mendampingi jalannya sosialisasi kepada para siswa.
Dalam pemaparannya, Kapolsek menjelaskan secara rinci mengenai mekanisme penerimaan anggota Polri tahun 2026.
Ia menyampaikan bahwa rekrutmen Polri meliputi beberapa jalur pendidikan, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.
Kapolsek juga menjelaskan prinsip dasar yang digunakan dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri.
Menurutnya, proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Dengan prinsip tersebut, seluruh calon siswa atau casis memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi secara adil.
Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan tanpa praktik kecurangan.
Semua peserta memiliki peluang yang sama untuk lulus selama memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Selain itu, peserta juga harus mampu melewati seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan Polri.
Dalam sosialisasi tersebut, Kapolsek turut menjelaskan berbagai tahapan seleksi yang harus dilalui oleh para peserta.
Tahapan tersebut dimulai dari pendaftaran, verifikasi berkas, serta pemeriksaan administrasi.
Selanjutnya peserta akan mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan tahap kedua.
Tahapan berikutnya meliputi pemeriksaan psikologi tahap satu dan tahap dua, uji kesamaptaan jasmani serta pengukuran antropometri.
Selain itu, peserta juga akan mengikuti pemeriksaan mental kepribadian sebelum akhirnya mengikuti sidang terbuka penentuan kelulusan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga memberikan motivasi kepada para siswa agar berani bercita-cita menjadi anggota Polri meskipun berasal dari daerah terpencil.





