
TADULAKONEWS.Com – Parigi Moutong – Komitmen memberantas penyakit masyarakat menjelang arus mudik Lebaran kembali ditegaskan jajaran Polres Parigi Moutong.
Ratusan liter minuman keras hasil razia Operasi Pekat I Tinombala 2026 dimusnahkan secara terbuka pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 17.05 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan pemusnahan berlangsung di halaman Mako Polres Parigi Moutong.
Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan A. N.
Kegiatan tersebut juga disaksikan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Turut hadir Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dalam kegiatan tersebut.
Perwakilan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong melalui Kasi Intel Rony Hotman Gunawan juga tampak hadir.
Selain itu hadir pula perwakilan DPRD Kabupaten Parigi Moutong Abdin.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Parigi Moutong Abdul Rajab juga ikut menyaksikan kegiatan tersebut.
Beberapa perwakilan instansi lain turut hadir, di antaranya dari TNI, Basarnas, dan Satpol PP.
Perwakilan dari PT Jasa Raharja dan PT PLN (Persero) juga turut menghadiri kegiatan pemusnahan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut aparat memusnahkan ratusan liter minuman keras hasil penindakan Operasi Pekat.
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 665 liter miras tradisional jenis cap tikus.
Selain itu terdapat 22 botol Bir Bintang yang ikut dimusnahkan.
Petugas juga memusnahkan 13 botol minuman beralkohol merek Guinness.
Kemudian terdapat 24 botol minuman keras merek Benteng yang turut dimusnahkan.
Sementara itu sebanyak 21 botol minuman keras merek Marten juga ikut dimusnahkan.
Proses pemusnahan dilakukan secara simbolis dengan menuangkan serta memecahkan botol minuman keras.
Seluruh barang bukti dimusnahkan ke dalam lubang yang telah disiapkan di lokasi kegiatan.
Kapolres menegaskan pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Operasi Ketupat Tinombala 2026 serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.





