
Tadulakonews.com – Samarinda – Menindaklanjuti laporan cepat dari masyarakat, personel Pamapta I Polresta Samarinda bergerak sigap mendatangi lokasi keributan yang terjadi di Jalan Gg. Widya Gama, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, pada Rabu dini hari (24/6/2026) sekitar pukul 00.53 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan petugas dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah situasi berkembang menjadi lebih besar dan mengganggu keamanan warga sekitar.
Keributan tersebut bermula saat seorang remaja berinisial AF (15) mendatangi korban berinisial R (16) yang sedang berada di pinggir lapangan sepak bola.
Saat itu, AF diduga berada dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol dan kemudian melontarkan sejumlah kata-kata kasar kepada korban.
Perkataan tersebut memicu terjadinya adu mulut antara keduanya hingga akhirnya berujung pada aksi pemukulan.
Peristiwa tersebut kemudian menarik perhatian sejumlah rekan korban yang datang ke lokasi untuk mencari pelaku.
Kehadiran sekelompok pemuda tersebut membuat suasana di sekitar lokasi menjadi ramai dan sempat menimbulkan keresahan bagi masyarakat setempat.
Mendapat informasi adanya keributan, personel Pamapta I Polresta Samarinda langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas mengambil langkah cepat dengan pendekatan yang taktis dan humanis guna menenangkan situasi.
Petugas kemudian memberikan imbauan kepada warga serta para pemuda yang masih berkumpul agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik lanjutan.
Untuk menjaga keamanan bersama, masyarakat yang berada di lokasi diarahkan untuk membubarkan diri secara tertib.
Terkait dugaan aksi pemukulan yang terjadi, petugas menyarankan pihak korban agar membuat laporan resmi ke Polsek Samarinda Kota.
Laporan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk melakukan proses penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Langkah cepat personel Pamapta I Polresta Samarinda berhasil mencegah potensi benturan antar kelompok pemuda yang lebih besar.
Situasi di lokasi kejadian akhirnya kembali aman, tertib, dan kondusif setelah petugas memastikan tidak ada lagi aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Polresta Samarinda mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

