
Tadulakonews.com – Parigi Moutong menegaskan komitmen serius dalam menekan angka stunting melalui forum strategis Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Stunting Tahun 2027.
Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong pada Senin (30/3/2026) pukul 09.30 WITA.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Forum lintas sektor ini menghadirkan berbagai pemangku kebijakan penting di daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abd. Sahid, S.Pd., Ketua DPRD Drs. Alfrets Tonggiroh, serta Wakapolres Parigi Moutong Kompol Henry Burhanudin.
Selain itu, turut hadir unsur Forkopimda, jajaran OPD, serta para camat se-Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan arah kebijakan pembangunan daerah.
Fokus utama pembahasan adalah percepatan penurunan stunting sebagai isu strategis yang menyangkut masa depan generasi.
Dalam keterangannya, Wakapolres Parigi Moutong Kompol Henry Burhanudin menegaskan kesiapan Polri untuk berperan aktif.
Ia menyampaikan bahwa Polri melalui Polres Parigi Moutong siap mendukung penuh program pemerintah daerah.
Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat.
Melalui peran Bhabinkamtibmas, pihaknya akan terus mengedukasi masyarakat dan mengawal program pemerintah.
Selain itu, Polri juga memastikan seluruh tahapan penanganan stunting berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Ia menambahkan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama keberhasilan program pembangunan.
Pihaknya memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif agar seluruh program dapat berjalan maksimal tanpa hambatan.
Keberhasilan penanganan stunting, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Rangkaian Musrenbang meliputi pemaparan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2027.
Selain itu, disampaikan pula pokok-pokok pikiran DPRD serta penentuan prioritas pembangunan daerah.
Forum ini juga diwarnai diskusi interaktif untuk menyerap aspirasi dan menyempurnakan perencanaan.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara Musrenbang RKPD Stunting Tahun 2027.
Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir langkah konkret dan terukur dalam percepatan penurunan stunting.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju masa depan yang lebih berkualitas.

