Tadulakonews.com – Satreskrim Polresta Banggai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya seorang pelajar bernama Dilen Lengele (16) di sekitar SMA Katolik St. Yoseph Luwuk, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 21.50 Wita.
Kasi Humas Polresta Banggai, AKP Saiman, mengatakan peristiwa tersebut bermula saat korban bersama temannya melintas di depan sekolah.
Saat itu, korban mengikuti temannya yang lebih dahulu masuk ke lingkungan sekolah dengan cara memanjat pagar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika berada di atas pagar, korban sempat memegang tiang di dekat pagar sebelum tiba-tiba terjatuh ke arah luar dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kampung Baru untuk mendapatkan penanganan.
Menurut AKP Saiman, sebelum kejadian, korban dan saksi dipanggil oleh teman mereka yang berada di dalam lingkungan sekolah.
Menerima laporan kejadian tersebut, Satreskrim Polresta Banggai langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Petugas melakukan olah TKP, mendokumentasikan lokasi, memeriksa kondisi korban, mewawancarai saksi, serta mengamankan barang-barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan luka lecet pada kaki kanan dan punggung kiri korban.
Selain itu, petugas mendapati pagar besi sekolah berada berdekatan dengan instalasi listrik.
Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan dan menjaga keamanan.
Petugas juga berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna memeriksa kondisi instalasi listrik di lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan bersama tersebut menemukan dugaan kebocoran arus listrik sekitar 200 volt dari gardu menuju pagar sekolah.
Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik di lokasi tersebut kemudian diputus sementara untuk mencegah risiko bahaya bagi masyarakat sekitar.
AKP Saiman menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penyebab pasti kejadian.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan menyatakan menolak pemeriksaan jenazah lebih lanjut melalui surat pernyataan.
Jenazah korban selanjutnya dibawa oleh keluarga ke rumah duka di Desa Molino, Kecamatan Luwuk Timur.





