Tadulakonews.com – Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Novalina, M.M., memberikan penghormatan dan apresiasi kepada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang memasuki masa purna bakti.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Novalina bertindak sebagai pembina apel sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) purna bakti kepada tiga ASN di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (28/9).
Tiga ASN yang memasuki masa purna bakti yakni Kepala Subbagian Pembinaan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Pengadaan Barang dan Jasa, Abdul Mualif, S.Sos., dengan masa kerja 35 tahun 7 bulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Muda, Hendrikus Victor Waktuna, S.Sos., dengan masa kerja 35 tahun 7 bulan, serta Penelaah Teknis Kebijakan, Adhlia, S.Sos., dengan masa kerja 23 tahun 9 bulan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekprov Novalina menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan ketiga ASN selama menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
“Terima kasih atas pengabdiannya selama ini. Insya Allah saya yakin segala karya yang Bapak dan Ibu lakukan selama masa kerja akan tercatat sebagai amal dan ibadah,” ujar Novalina.
Menurutnya, masa pengabdian hingga lebih dari 35 tahun bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan panjang tersebut merupakan bentuk dedikasi yang patut mendapatkan penghargaan.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah perlu memberikan penghormatan sekaligus pelepasan secara resmi kepada ASN yang memasuki masa purna bakti sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada daerah.
Novalina mengatakan, pelepasan secara resmi bagi ASN yang memasuki masa pensiun merupakan hal yang sengaja ia dorong agar menjadi perhatian di lingkungan Sekretariat Daerah.
“Ini memang sengaja saya minta kepada Pak Asisten III. Rasa-rasanya selama ini saya belum pernah melihat kita memberikan pelepasan resmi kepada kawan-kawan kita yang pensiun,” terangnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni semata, tetapi dapat berkembang menjadi sebuah budaya positif di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dengan demikian, setiap ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya dapat memperoleh penghormatan yang layak atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas.
“Mudah-mudahan ini menjadi budaya kita. Untuk siapa saja yang memasuki masa purna bakti, kita lepas secara resmi pada kesempatan-kesempatan seperti ini,” kata Novalina.
Ia juga berharap tradisi tersebut dapat menjadi bentuk penghargaan sekaligus momentum untuk mempererat hubungan antara ASN yang masih aktif dengan mereka yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Pelepasan tersebut menjadi bagian dari penghargaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap perjalanan panjang para ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Dr. Rusmiadi, S.T., M.Si., Asisten Administrasi Umum, Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si., para pejabat eselon III dan IV, serta seluruh staf ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.





