Gubernur Anwar Hafid Buka Piala Soeratin U-15 dan U-17, Dorong Pembinaan Sepak Bola Berjenjang di Sulteng

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PALU – Tadulakonews.com – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid secara resmi membuka Kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Sulawesi Tengah yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Tengah di Lapangan Sepak Bola Gawalise, Tipo, Kota Palu, Rabu (2/9/2026).

Pembukaan kompetisi tersebut turut didampingi Ketua KONI Sulawesi Tengah Muhammad Fathur Razaq. Piala Soeratin Seri Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 8 September 2026, dengan pertandingan digelar di Lapangan Gawalise Tipo dan Lapangan Nunu.

Sebanyak 19 tim ambil bagian dalam kompetisi tahun ini yang terbagi dalam kelompok usia U-15 dan U-17. Para peserta akan bersaing memperebutkan kesempatan mewakili Sulawesi Tengah pada kompetisi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Bogor pada 12 September 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Anwar Hafid menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan sepak bola usia muda, khususnya dalam menyiapkan generasi pemain yang lahir dan berkembang dari daerah sendiri.

“Ke depan, pembinaan seperti yang kita lakukan hari ini harus dilakukan secara berjenjang. Saya berharap teman-teman Askab dan Askot juga dapat melakukan kegiatan di masing-masing daerah, sehingga pada waktunya nanti kita bisa mempertemukan pemain-pemain terbaik dari 13 kabupaten dan kota serta klub-klub yang ada di Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur.

Menurut Anwar Hafid, pola pembinaan yang berkesinambungan sangat penting agar Sulawesi Tengah tidak hanya membentuk tim secara instan ketika menghadapi kejuaraan. Lebih dari itu, diperlukan sistem pembinaan yang mampu melahirkan pemain berkualitas sejak usia dini.

“Kita ingin mendapatkan pemain yang benar-benar lahir dari rahim Sulawesi Tengah sendiri, seperti Witan Sulaeman dan pemain-pemain lainnya yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.

Gubernur juga menilai sepak bola bukan sekadar olahraga bergengsi, tetapi dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk membangun masa depan. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai sarana untuk terus belajar, mengasah kemampuan, serta membangun mentalitas sebagai atlet profesional.

“Kepada anak-anakku sekalian, bertandinglah dengan penuh sportivitas. Terus asah kemampuan, keahlian, dan skill. Dengan latihan yang sungguh-sungguh, kalian semua memiliki kesempatan untuk menjadi pemain sepak bola yang andal,” pesan Anwar Hafid.

Dorong Persiapan Menuju PON 2028

Lebih jauh, Gubernur berharap pembinaan sepak bola di Sulawesi Tengah mendapat perhatian serius dan dilakukan secara terencana. Ia meminta Ketua KONI Sulawesi Tengah memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan sepak bola sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Menurutnya, target Sulawesi Tengah bukan sekadar berpartisipasi, tetapi mampu bersaing dan menyumbangkan prestasi bagi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memberikan dukungan dana pembinaan kepada tim Sulawesi Tengah yang nantinya berangkat mewakili daerah pada kompetisi tingkat nasional.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan para pemain muda mendapatkan ruang, kesempatan, dan dukungan untuk terus berkembang.

Perkuat Kompetisi Usia Dini

Penyelenggaraan Piala Soeratin juga diharapkan menjadi awal penguatan ekosistem kompetisi sepak bola usia dini di Sulawesi Tengah. Saat ini, pembinaan pemain muda masih membutuhkan lebih banyak ruang kompetisi agar bakat-bakat potensial dapat terpantau dan berkembang secara maksimal.

Sulawesi Tengah memiliki 53 klub sepak bola, yang terdiri dari 52 klub Liga 4 amatir dan satu klub profesional, Donggala United, yang berlaga di Liga 3. Namun, kompetisi usia muda yang digelar secara rutin masih terbatas.

Karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, Askab, Askot, KONI, sekolah, klub, serta seluruh insan sepak bola dinilai penting untuk membangun kompetisi secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga provinsi.

Gubernur menekankan bahwa pembinaan tidak boleh berhenti pada satu turnamen. Kompetisi harus terus digulirkan agar semakin banyak anak-anak Sulawesi Tengah memperoleh kesempatan bertanding dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Yang kita bangun bukan hanya kejuaraan untuk mencari siapa yang menjadi juara hari ini. Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak kita benar-benar dibina untuk menjadi atlet yang profesional,” tegasnya.

Kepada para wasit dan perangkat pertandingan, Gubernur juga berharap agar menjalankan tugas secara profesional serta memberikan ruang pertandingan yang baik bagi para pemain muda untuk berkembang.

Usai menyampaikan sambutannya, Gubernur Anwar Hafid secara resmi membuka Kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Tengah.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kompetisi Piala Soeratin U-15 dan U-17 Seri Provinsi Sulawesi Tengah memperebutkan Piala Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, dengan resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memajukan sepak bola kita,” ucap Gubernur.

Melalui Piala Soeratin, Sulawesi Tengah diharapkan tidak hanya menemukan pemain-pemain terbaik untuk menghadapi kompetisi nasional, tetapi juga mulai membangun desain besar pembinaan sepak bola yang berkelanjutan.

Dari kompetisi usia dini inilah diharapkan lahir lebih banyak talenta yang kelak mampu membawa nama Sulawesi Tengah semakin dikenal di panggung sepak bola Indonesia.

(Faisal)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMP Negeri 4 Sindue Rampungkan Revitalisasi Sekolah 100 Persen, Anggaran APBN 2026 Capai Rp2,1 Miliar
SMP Negeri 4 Sindue Terima Alokasi APBN 2026 Rp2,1 Miliar untuk Revitalisasi dan Peningkatan Fasilitas Sekolah
SMPN SATAP 6 Sojol Terima Anggaran APBN Rp678 Juta untuk Rehabilitasi Gedung dan Pengadaan Mobiler
Minggu Kasih di Gereja Syalom Meko, Kapolsek Pamona Barat Tampung Aspirasi Warga dan Sosialisasikan Pencegahan Bullying
Kapolsek Poso Pesisir Utara Ajak Anak Sekolah Minggu Cegah Bullying Melalui Program Minggu Kasih
Kapolsek Pamona Timur Hadiri Minggu Kasih di GPDI Semirna, Jemaat Sampaikan Keluhan Pencurian Ternak
Festival Danau Poso ke-26 Tahun 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Berlangsung Aman dan Kondusif
Kapolres Sigi Hadiri Peresmian PLTD 50 MW di Desa Sidera, Dukung Penguatan Pasokan Listrik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:43 WIB

SMP Negeri 4 Sindue Rampungkan Revitalisasi Sekolah 100 Persen, Anggaran APBN 2026 Capai Rp2,1 Miliar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

SMP Negeri 4 Sindue Terima Alokasi APBN 2026 Rp2,1 Miliar untuk Revitalisasi dan Peningkatan Fasilitas Sekolah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:48 WIB

SMPN SATAP 6 Sojol Terima Anggaran APBN Rp678 Juta untuk Rehabilitasi Gedung dan Pengadaan Mobiler

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Minggu Kasih di Gereja Syalom Meko, Kapolsek Pamona Barat Tampung Aspirasi Warga dan Sosialisasikan Pencegahan Bullying

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Kapolsek Poso Pesisir Utara Ajak Anak Sekolah Minggu Cegah Bullying Melalui Program Minggu Kasih

Berita Terbaru