
Tadulakonews.com – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, mengaku kagum melihat antusiasme anak-anak muda yang mengikuti kegiatan iktikaf di Masjid Mujahidin Kantor Gubernur.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sulawesi Tengah dan berlangsung sejak malam ke-21 hingga malam ke-29 Ramadan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap malam, kegiatan tersebut rata-rata diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan.
Menurut Gubernur, program ini memberikan dampak positif, baik bagi individu maupun lingkungan sekitar.
Ia menilai bahwa kegiatan keagamaan seperti ini juga berkontribusi bagi kemajuan daerah, khususnya Sulawesi Tengah.
Gubernur menyampaikan bahwa inti dari Ramadan justru terletak pada malam-malam terakhirnya.
Pada periode tersebut, umat Islam memiliki kesempatan untuk meraih malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa yang terpenting bukan sekadar bertemu malam tersebut.
Lebih dari itu, umat Islam perlu menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan berbagai bentuk ibadah.
Ia menyoroti bahwa masih ada sebagian orang yang menghabiskan waktu dengan tidur atau aktivitas lain yang tidak berkaitan dengan ibadah.
Karena itu, menurutnya, hanya mereka yang benar-benar memandang ibadah sebagai kebutuhan yang mampu menjalani iktikaf dengan sungguh-sungguh.
Orang-orang tersebut rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kenyamanan demi mendekatkan diri kepada Allah.
Melihat tingginya minat, khususnya dari kalangan generasi muda, gubernur berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan.
Ia mendorong agar pelaksanaan iktikaf ke depan dikemas lebih baik dan lebih menarik.
Bahkan, ia berencana untuk menginisiasi gerakan iktikaf yang lebih besar pada tahun mendatang.
Rencananya, kegiatan tersebut akan dipusatkan di Masjid Raya Baitulkhairaat agar suasana Ramadan semakin terasa di tengah masyarakat.
Di akhir acara, gubernur juga menyerahkan secara simbolis paket sembako dari lembaga mitra kepada para peserta iktikaf.




