Pengamanan Pawai Ogoh-Ogoh untuk Menyambut Hari Raya Nyepi 1948 Saka

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada Rabu (18/3/2026). Pengamanan ini dilakukan guna memastikan umat Hindu dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.

Pawai ogoh-ogoh sendiri merupakan tradisi yang sarat makna. Kegiatan ini melambangkan proses penyucian diri dari unsur-unsur negatif sebelum memasuki Hari Raya Nyepi yang identik dengan suasana hening.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Banggai, AKP Saiman, menjelaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah, termasuk saat berlangsungnya pawai ogoh-ogoh.

Dalam pelaksanaannya, Polres Banggai tidak bekerja sendiri. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur guna memperkuat pengawasan, khususnya di titik-titik keramaian.

Personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari berbagai elemen, baik dari aparat keamanan maupun instansi terkait lainnya. Kehadiran mereka diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif selama kegiatan berlangsung.

Selain TNI dan Polri, pengamanan juga melibatkan unsur masyarakat. Di antaranya adalah Pecalang sebagai satuan pengamanan adat Hindu yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya itu, Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga turut ambil bagian dalam mendukung pengamanan. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bukti kuatnya kerja sama lintas sektor.

AKP Saiman menekankan bahwa sinergi antar-elemen masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, keterlibatan lintas agama turut memperkuat nilai toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat.

Pengamanan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan fisik. Namun juga bertujuan menjaga kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah secara khidmat.

Dengan adanya pengamanan terpadu, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir. Hal ini memungkinkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.

Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban. Kesadaran bersama sangat dibutuhkan demi terciptanya suasana yang harmonis.

Kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.

Diharapkan seluruh rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi di wilayah hukum Polres Banggai dapat berlangsung dengan damai dan penuh makna. Suasana yang tertib akan mendukung kekhusyukan ibadah.

Melalui sinergi yang solid ini, diharapkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan semakin kuat. Sehingga kehidupan bermasyarakat tetap harmonis di tengah keberagaman.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru