Klarifikasi Warga Terkait Isu Pungli di Jembatan Cirahong

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com Ciamis, Sabtu 4 April 2026  Tim warga masyarakat peduli Jembatan Cirahong bersama kalangan kepemudaan melakukan verifikasi, penjelasan, sekaligus publikasi terkait isu viral mengenai dugaan pungutan liar (pungli) di lokasi tersebut. Mereka menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Perwakilan warga menyampaikan bahwa siapa pun yang ingin melintas di Jembatan Cirahong dipersilakan tanpa ada kewajiban pembayaran. Akses tersebut tetap terbuka untuk umum sebagaimana mestinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga dan pemuda setempat menyatakan bahwa kehadiran mereka di area jembatan semata-mata untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, dan keamanan, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas setiap hari.

Mereka menegaskan tidak pernah menetapkan atau meminta tarif kepada pengguna jalan. Peran yang dijalankan hanya sebatas membantu mengatur lalu lintas agar tetap tertib dan lancar.

Jembatan Cirahong sendiri merupakan jalur vital yang menjadi satu-satunya akses penghubung antara Ciamis dan Tasikmalaya, baik dari arah Ciamis menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya.

Kegiatan kepedulian ini juga melibatkan unsur pemerintahan desa, yang dihadiri oleh Kepala Desa Panyingkiran dan Kepala Desa Pawindan. Hal ini karena wilayah jembatan berada di perbatasan dua desa tersebut.

Kehadiran aparat desa menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan.

Warga menilai bahwa tanpa adanya pengaturan di lokasi jembatan, berpotensi terjadi kesemrawutan lalu lintas, terutama karena kendaraan dari dua arah sering ingin melintas secara bersamaan.

Situasi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan bagi pengguna jalan, terutama saat arus kendaraan sedang padat.

Oleh karena itu, pengaturan yang dilakukan warga bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan akibat pengendara yang terburu-buru saat melintas di Jembatan Cirahong.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta
Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat
PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan
PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil
Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik
Polres Poso Ungkap Kasus Narkotika Sabu di Desa Tangkura, Dua Tersangka Diamankan
Polsek Batui Amankan Pria Pelaku Penganiayaan terhadap Ibu Kandung
Nelayan di Banggai Diserahkan ke JPU Kasus Penyalahgunaan Sabu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Puluhan Juta

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Perkelahian Berdarah di Balinggi, Seorang Petani Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 - 18:41 WIB

PT Socfindo Aceh Singkil Gelar Penghargaan Rumah dan Lingkungan Bersih untuk Karyawan

Kamis, 16 April 2026 - 18:37 WIB

PT Socfindo Gelar Edukasi Kesehatan Gigi Anak Usia Dini di Aceh Singkil

Kamis, 16 April 2026 - 18:28 WIB

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Nias Menjadi Sorotan Publik

Berita Terbaru