Dirresnarkoba Polda Sulteng: Peredaran Narkoba Masih Jadi Ancaman Serius bagi Generasi Muda

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Tadulakonews.com – Palu – Peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi muda serta pembangunan daerah di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah, , dalam Podcast Presisi, Kamis (4/6/2026). Ia menegaskan bahwa kondisi peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tengah saat ini masih menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, berbagai jenis narkotika masih ditemukan beredar di sejumlah wilayah, dengan sabu-sabu menjadi jenis yang paling dominan. Dalam beberapa tahun terakhir, tren peredaran narkoba menunjukkan pola yang semakin kompleks, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana komunikasi maupun transaksi oleh jaringan pelaku.

“Dampak penyalahgunaan narkoba sangat luas. Tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental pengguna, tetapi juga memicu berbagai tindak kriminal, merusak hubungan keluarga, menurunkan produktivitas masyarakat, hingga mengancam masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa generasi muda menjadi sasaran utama jaringan narkotika karena berada pada fase pencarian jati diri, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta lebih mudah dipengaruhi lingkungan dan pergaulan. Oleh sebab itu, edukasi mengenai bahaya narkoba harus diberikan sejak usia dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Dalam upaya pemberantasan narkoba, aparat kepolisian menghadapi berbagai tantangan. Selain jaringan yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, para pelaku juga menggunakan berbagai modus operandi baru untuk menghindari pengawasan aparat.

Tantangan lainnya adalah luasnya wilayah pengawasan serta keterlibatan jaringan yang terorganisir. Sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah yang memiliki aktivitas ekonomi, mobilitas penduduk, dan jalur transportasi yang tinggi menjadi perhatian khusus dalam pengawasan peredaran narkoba.

Meski demikian, Ditresnarkoba Polda Sulteng terus meningkatkan pengawasan dan penindakan di seluruh wilayah hukum tanpa terkecuali.

Dirresnarkoba menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan.

“Partisipasi masyarakat sangat penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Informasi dari masyarakat sering kali menjadi pintu awal pengungkapan kasus narkotika,” katanya.

Untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, pihaknya menerapkan strategi yang mencakup penegakan hukum, pengembangan jaringan intelijen, pemanfaatan teknologi informasi, pengawasan jalur distribusi, serta kerja sama dengan berbagai instansi terkait.

Pemanfaatan teknologi dan intelijen menjadi salah satu kunci dalam mengungkap jaringan narkotika yang semakin canggih. Selain tindakan represif, pihaknya juga terus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi, penyuluhan, kampanye anti-narkoba, serta program edukasi di sekolah dan kampus.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh narkoba.

“Dalam pengalaman selama bertugas, banyak kasus yang meninggalkan kesan mendalam, terutama ketika menemukan korban penyalahgunaan narkoba yang masih berusia muda dan kehilangan masa depan akibat ketergantungan narkotika,” ujar Pribadi Sembiring.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang harus ditangani bersama.

Kepada para pemuda Sulawesi Tengah, ia berpesan agar tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Penyalahgunaan narkoba, katanya, sering kali berawal dari rasa penasaran yang akhirnya berujung pada ketergantungan dan kerusakan masa depan.

Ia juga mengimbau masyarakat yang menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar agar segera melaporkannya kepada kepolisian atau pihak berwenang. Identitas pelapor akan dirahasiakan sehingga masyarakat tidak perlu takut memberikan informasi.

Di akhir podcast, Dirresnarkoba berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dan memperkuat komitmen dalam memerangi narkoba. Menurutnya, menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan yang aman, sehat, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

“Perang melawan narkoba adalah tugas kita bersama. Mari menjaga keluarga, lingkungan, dan generasi penerus bangsa agar terbebas dari ancaman narkotika demi masa depan Sulawesi Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel tadulakonews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026
Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres Banggai Gelar Nobar Piala Dunia, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
POLSEK BUNTA GELAR BAKTI RELIGI DI GEREJA DAN PURA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80
Collector Gelapkan Uang Perusahaan Rp48,8 Juta, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Kejari Banggai
44 Perwira Baru SIP Angkatan 55 Polda Sulteng Terima Arahan Perdana dari Karo SDM
Kajati Sulawesi Tengah Hadiri Panen Raya Jagung Program Jaksa Mandiri Pangan di Parigi Moutong
Donor Darah HUT Bhayangkara ke-80, Polres Poso Kumpulkan 25 Kantong Darah
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:20 WIB

Personel Polsek Kintom Amankan Final dan Penutupan Minisoccer Buana Open Turnamen Hadiyanto Rasyid Cup 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polsek Bunta Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:10 WIB

Polres Banggai Gelar Nobar Piala Dunia, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:04 WIB

POLSEK BUNTA GELAR BAKTI RELIGI DI GEREJA DAN PURA SAMBUT HARI BHAYANGKARA KE-80

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:25 WIB

Collector Gelapkan Uang Perusahaan Rp48,8 Juta, Berkas Tersangka Dilimpahkan ke Kejari Banggai

Berita Terbaru