Pengunjukrasa Tolak Pembongkaran Jembatan Pamona Menangis dalam Doa

 Pengunjukrasa Tolak Pembongkaran Jembatan Pamona Menangis dalam Doa
Foto: Dok. Majalah Tadulako

Keterangan Foto: Warga Tentena yang tergabung dalam Aliansi Penjaga Danau Poso menggelar unjukrasa menolak pembongkaran Jembatan Kayu Pamona, Senin (21/10).

 

TADULAKONEWS, Poso - Penolakan pembongkaran jembatan tua Pamona atau jembatan kayu Pamona dalam bahasa lokal disebut Yondo mPamona terus dilakukan. Senin pagi (21/10) puluhan orang yang menamakan dari Aliansi Penjaga Danau Poso menggelar unjukrasa di dekat jembatan tua Pamona.

Dalam unjukrasa selain menyampaikan orasi menolak pembongkaran Jembatan Pamona, para pengunjukrasa juga menggelar doa bersama agar Tuhan melindungi alam ciptaan dan kearifan lokal budaya Pamona Poso. Dalam doa yang dipimpin koordinator lapangan Pendeta Yombu Wuri terlihat sejumlah pengunjukrasa menutup muka mereka sembari menangis.

Pendeta Yombu Wuri, dalam orasinya mengatakan pembongkaran Jembatan Pamona adalah upaya penghilangan tradisi warga lokal, seperti Wayamasapi. Pengerukan sungai Danau Poso akan dilakukan di wilayah yang sering dilakukan tradisi Wayamasapi, yaitu tradisi menangkap ikan melalui pagar yang terbuat dari bambu. 

“Tradisi kebudayaan menangkap ikan ini sudah ada ratusan tahun lalu, memiliki filosopi kesederhanaan dan ketidaksempumaan manusia di hadapan Pencipta alam, yang disimbolkan dengan angka ganjil pada ikatan bambu, angka ganjil pada jumlah pemilik Wayamasapi,” jelasnya. Kata Yombu Wuri, proyek PT Poso Energy bisa menyebabkan biota perairan di sungai dan danau, keberagaman tumbuhan terganggu bahkan punah.

Danau Poso memiliki beragam ikan endemik, termasuk jenis ikan, siput, kerang endemik. Keragaman hayati dari sungai dan Danau Poso sebagai salah satu penunjang ekosistem kehidupan di dunia akan hilang. “Penger

Tadulako News

Penulis: Tadulako News


Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil Tadulako News

Penerbit : CV. Media Graha Palu Akta Notaris : No13 dan pengesahan pengadilan negeri palu no.445/2012/PN-PL Pimpinan Umum : Muh Natsir M. Diah, SPd Pemimpin Redaksi : Ferdinand H. Gononggo Dewan Penasehat : Errolflyn E. Kimbal. SH Penasehat Hukum: Abraham Hariyanto,SH.MH Redaktur : R. Matakku, Stevenly Sekretaris Redaksi : Priska Bendahara : Norlin Woso, S.Kep Tim Redaksi : Palu : Nando, Budi, [...]

Facebook

Twitter