Yahdi Basma Sebut Pemprov juga Diskriminatif

Yahdi Basma Sebut Pemprov juga Diskriminatif
Foto: Ist

Palu -- Menanggapi pernyataan Gubernur Sulawesi Tengah melalui KARO HUMAS Pemprov Sulteng Haris Kariming, Yahdi Basma, Anggota DPRD Provinsi beri tanggapan balik secara terbatas. "Justru ternyata tidak saja ABSURD (red- KBBI : kemustahilan, hal yang bukan-bukan), PEMPROV juga *Diskriminatif*" tegas Yahdi saat ngobrol bersama Ketua Fraksi NasDem Muh. Masykur. Dimana sikap, diskriminasinya? Yakni mendikotomi, membelah, antara Pengungsi yg eksodus ke Luar Daerah, dan Pengungsi yg bertahan di Palu. Diketahui, sejak 01 Oktober 2018 silam, atau 3 hari plus H Bencana, bandara Mutiara Sis Aldjufri dan Pelabuhan Pantoloan, dibanjiri Pengungsi yg berhimpitan antre eksodus ke Luar Daerah.

Ada tujuan ke Makasar, Balikpapan, Gorontalo dan Pulau Jawa. Fakta eksodus belasan ribu orang ini dipicu berbagai faktor psikososial pasca bencana 28 September. Di SulSel sendiri, tercatat sedikitnya 14.000 lebih pengungsi asal PASIGALA, dan 3.872 orang diantara nya ditampung selama sebulan di Asrama Haji Sudiang Makassar. Kemarin gelombang terakhir yg kita pulangkan ke Palu via DAMRI 114 orang dari Makassar, dan masih tersisa 36 orang yg tercatat di kami. 36 orang tsb saat ini ungsi di sejumlah rumah2 warga di Makassar dan Mess Pemda Sulteng 5 orang.

Terkait sikap *diskriminatif* terhadap Penyintas korban PASIGALA ini, kata Yahdi semakin membuktikan bahwa perlakuan PEMPROV tidak berdasar pada aturan, tidak sensitif dan tak miliki *sence of crisis*. Jadi, selain *Absurditas Pemprov* yakni mengharuskan Penyintas *ijin/pamit dahulu sebelum eksodus* ke luar daerah, juga Pemprov tidak taat aturan, tepatnya Menurutnya, "yang paling tidak masuk akal adalah Pemprov mensimplikasi keberadaan pengungsi yang tersebar di beberapa daerah seperti di Asrama Haji Makasar dan di Balikpapan sekadar pulang kampung mencari selamat", sebut Yahdi.

Kata Yahdi, ha

Tadulako News

Penulis: Tadulako News


Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook


Profil Tadulako News

Penerbit : CV. Media Graha Palu Akta Notaris : No13 dan pengesahan pengadilan negeri palu no.445/2012/PN-PL Pimpinan Umum : Muh Natsir M. Diah, SPd Pemimpin Redaksi : Ferdinand H. Gononggo Dewan Penasehat : Errolflyn E. Kimbal. SH Penasehat Hukum: Abraham Hariyanto,SH.MH Redaktur : R. Matakku, Stevenly Sekretaris Redaksi : Priska Bendahara : Norlin Woso, S.Kep Tim Redaksi : Palu : Nando, Budi, [...]

Facebook

Twitter